TASIKMALAYA.Lintaspasundannews.JABAR– Kualitas pelayanan kesehatan di RS Jasa Kartini (RS JK) Tasikmalaya kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Kali ini, keluhan datang dari salah satu keluarga pasien penderita tumor paru-paru yang merasa kecewa atas prosedur penanganan medis yang dinilai terburu-buru dan tidak profesional.
​Hal ini sangat di sayangkan oleh keluarga penderita “Tumor Paru” dan mengambil keputusan pihak rumah sakit yang melakukan rujukan pasien ke Bandung padahal hasil pemeriksaan laboratorium (lab) belum keluar. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai dasar medis pengambilan keputusan rujukan tersebut.
​
​Pasien penderita tumor paru-paru sudah diputuskan untuk dirujuk ke Bandung sebelum ada kejelasan hasil lab yang bersifat krusial.
​Ketidakpastian Diagnosa,
tanpa hasil lab yang lengkap, keluarga merasa penanganan pasien menjadi tidak terarah dan menambah beban psikologis maupun finansial karena harus menempuh perjalanan jauh tanpa data medis yang utuh.Jum’at (24/04/2026).
​Pihak keluarga pasien menilai adanya ketidaksinkronan antara proses administrasi rujukan dengan kesiapan data penunjang medis di RS Jasa Kartini.
​Sangat mengecewakan.
Bagaimana mungkin pasien sudah dirujuk ke Bandung sementara hasil lab-nya saja belum keluar? Ini menyangkut penyakit serius (tumor paru),” ujar salah satu kerabat pasien dengan nada kecewa.
“Kami sangat menyayangkan koordinasi internal rumsh sakit yang terkesan buru-buru secara administratif tapi lambat secara medis.Harusnya dipastikan dulu semua berkas siap ,baru pasien diberangkatkan ini bukan soal administrasi kertas biasa,ini soal nyawa manusia yang sedang berpacu dengan waktu”,tuturnya.
“Ini bukan penyakit biasa,Tumor paru merupakan kondisi medis yang memerlukan akurasi tinggi dalam penanganan, keputusan rujukan yang dilakukan tanpa kelengkapan dokumen medis dikhawatirkan dapat menghambat tindakan di rumah sakit tujuan karena dokter di sana harus menunggu atau mengulang proses pemeriksaan
Memperburuk kondisi pasien akibat kelelahan selama perjalanan yang mungkin saja bisa ditunda hingga hasil diagnosa pasti keluar”,tuturnya lagi
​Hingga berita ini diturunkan,
belum Ada Klarifikasi Resmi
​dari pihak rumah sakit untuk mendapatkan perimbangan informasi. sampai saat ini belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak RS Jasa Kartini terkait keluhan yang disampaikan oleh pihak keluarga pasien.
( Tim Red )



