Kota Tasikmalaya,Lintaspasundannews.
Pencak silat PMS.Cibunigeulis,beralamat di kampung Rancasenggang Kelurahan Cibunigelis Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Jawa Barat,Dibawah asuhan Ustad Dadan M.Fatwa dan Ibu Lia,S.Pd.juga pupuhu Yayasan Al Amanah.Ustad Dadan juga berkapasitas sebagai Pengurus Majelis Pendekar PC.Pagar Nusa Kota Tasikmalaya.
Jawa putri cibunigeulis tampil memukau penonton yang ternyata yang pentas di fominasi kaum hawa/perempuan.pada Acara Hari bumi,pelaksanaan acara tanggal 22 April 2026,di lapang Cibunigeulis kelurahan cibunigeulis.Tampak hadir Bapak Wakil Walikota ,Bapak Wakil Bupati Tasikmalaya,Camat,Lurah ,ketua-ketua RW,Tokoh masyarakat,para seniman dan Budayawan.”
Kegiatan ini kedepannya harus di lestarikan menjadi agenda tahunan kelurahan cibunigeulis dan Warga selaku pribumi,dengan ajas gotong royong kerjasa kolektip tentunya acara budaya ngarumat hulu cai seperti ini bisa dilaksanakan,sebag tradisi kearipan lokal” tutur Ki Acep Aan Pemerhati budaya,situs Tasikmalaya.
Jawara Putri PMS.Cibunigeulis yang di pupuhuan ku Ust .Dadan dan pelatih Bapak Dedi,mencetak atlit- atlit pencak silat,juga pernah menjuarai Pertandingan tinggkat gubernur cup tahun 2011.sebagai juara umum,juga juara IPSI cup kota Tasikmalaya dan lain lain.Ini menegaskan bahwa putri-putri padepokan ini konsisten ngamumule tradisi pencak silat,sebagai warga pribumi cibunigeulis.
Bacajuga;Pentas Seni dan Kreativitas PAI Digelar di Singaparna, Libatkan 29 SD
Daerah ini sangat sarat sejarah karena juga adanya mata air atau hulu cai yang bermanpaat untuk masyarakat juga di pakai PDAM.
Diatas hulu cai ada situs makam Eyang Sunda Braja,Eyang Karandansari dan Eyang Karandan Salaka,masuk ke Desa gunungsari kec.Sujarstu Kab.Tasikmalaya.
Penyelenggara acara ini DKKT Kota Tasikmalaya,Disporabud Kota Tasikmalaya,serta sponsorsif yang lainnya.
Ditempat terpisah Abah ajid sebagai warga pribumi dan juga penggiat budaya kota Tasikmalaya,merasa bahagia dengan penyelenggaraan acara ini.Walau ada keluhan,interaksi dengan pihak kelurahan dan warga tercipta nuansa kondusip.
“Kegiatan ini harus berjalan tahun depan sebagai kegiatan budaya lokal dan penyelenggara kegiatan ini di kelola oleh pihak kelurahan,karang taruna,dibantu organ luar yang dipandxng perlu”tutur Abah ajid.
( Sareupeun Cibunogeulis,22 April 2026)



