Lintaspasundan-news, Jayaratu, Kecamatan Sariwangi 24 April 2026 — Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jayaratu memutuskan bahwa kegiatan kampanye dalam bentuk penyampaian visi dan misi calon kepala desa hanya dilaksanakan satu kali. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga kondusivitas serta memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib, aman, dan adil.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Dalam forum tersebut, kedua calon kepala desa diberikan kesempatan yang sama untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka kepada masyarakat.
Adapun dua kandidat yang akan bersaing dalam Pilkades Jayaratu adalah:
- Eris Iskandar (Nomor Urut 1)
- Idad Abdul Rosad (Nomor Urut 2)
Keduanya memanfaatkan momentum kampanye tunggal ini untuk menyampaikan gagasan terkait pembangunan desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.
Ketua BPD Desa Jayaratu, Gun Gun Gumilar, menjelaskan bahwa keputusan pembatasan kampanye menjadi satu hari merupakan hasil kesepakatan bersama antara panitia, pihak keamanan, kecamatan, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Awalnya agenda kampanye direncanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan bersama pihak terkait, disepakati untuk dilaksanakan dalam satu hari saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan kampanye dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan agenda penyampaian visi dan misi yang telah berjalan lancar. Selanjutnya, pada pukul 13.30 WIB, akan digelar deklarasi kampanye damai yang melibatkan seluruh calon, panitia, dan unsur terkait.
“Untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, kampanye damai dilaksanakan secara bersama-sama, tidak terpisah. Ini penting agar persaudaraan dan ketertiban tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Lewisari dalam imbauannya mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan persatuan selama proses demokrasi berlangsung.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar. Silakan memilih sesuai hati nurani, namun tetap utamakan keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan desa,” tegasnya.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak pada hari pemungutan suara demi menentukan pemimpin terbaik bagi Desa Jayaratu ke depan.
*Aris



