Selasa, April 28, 2026
BerandaDaerahBAZNAS Tasikmalaya Gelar Orientasi Tata Kelola UPZ, Tekankan Transparansi dan Profesionalitas

BAZNAS Tasikmalaya Gelar Orientasi Tata Kelola UPZ, Tekankan Transparansi dan Profesionalitas

Lintaspasundan-news, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya — BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Orientasi Tata Kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diikuti oleh pengurus UPZ tingkat kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung di Aula PGRI Kabupaten Tasikmalaya dengan menghadirkan ketua, sekretaris, dan bendahara UPZ. Sabtu 25 April 2026.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Dadan Bardan, S.Ag, menyampaikan bahwa banyaknya kepengurusan UPZ yang baru menuntut adanya pemahaman yang lebih mendalam terkait tata kelola zakat.

Menurutnya, pengurus UPZ harus memahami berbagai aspek penting, mulai dari penghimpunan zakat, legalitas kelembagaan, pendistribusian, hingga pertanggungjawaban yang jelas dan akuntabel.

“Pengurus UPZ harus punya pengetahuan yang memadai. Bagaimana cara menghimpun zakat, memastikan legalitasnya, mendistribusikan dengan tepat, hingga membuat laporan pertanggungjawaban yang transparan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dadan menekankan empat pilar utama pengelolaan zakat. Pertama, komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Kedua, pelayanan optimal kepada muzakki (pemberi zakat) dan mustahiq (penerima zakat). Ketiga, perluasan kanal donasi yang tidak hanya mengandalkan dari kalangan guru, tetapi juga membuka peluang dari masyarakat luas, termasuk melalui platform digital.

Sementara pilar keempat yang menjadi penekanan utama adalah transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat.

“Jangan sampai ada laporan yang tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Setiap dana yang disalurkan, baik untuk pendidikan, kesehatan, maupun bantuan sosial seperti rehab rumah, harus benar-benar nyata dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa UPZ memiliki tugas perbantuan dalam menyalurkan 40 persen dana zakat yang dihimpun di masing-masing kecamatan, sehingga sistem pelaporan dan pengawasan harus berjalan dengan baik.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap pengelolaan zakat di Kabupaten Tasikmalaya semakin meningkat, baik dari sisi penghimpunan, pelayanan, maupun kepercayaan masyarakat.

“Harapannya syiar zakat semakin luas, kepuasan muzakki meningkat, mustahiq terlayani dengan baik, dan dukungan pemerintah daerah semakin kuat,” pungkasnya.

*Red

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga