Oleh: Wahid MA
Editor • lintaspasundannews.com
Tasikmalaya, 14 September 2026 — Jalan raya bukan sekadar permukaan tanah dan aspal; ia adalah urat nadi kehidupan masyarakat, tempat di mana keselamatan dan kenyamanan setiap jiwa yang melintas menjadi tanggung jawab bersama. Ketika akses vital yang dilalui setiap hari justru berubah menjadi sumber bahaya yang berulang kali menimbulkan kecelakaan, maka berdiam diri bukanlah pilihan bagi mereka yang memegang amanah rakyat. Kesadaran inilah yang terus mendorong Drs. H.Sahron Masrur, S.E., yang akrab dan disapa dengan penuh hormat sebagai H.Aoo — Ketua BPD Desa Sukamahi — untuk terus bergerak melalui aksi-aksi gotong royong yang tulus, berkelanjutan, dan bermakna nyata bagi masyarakat luas.
Perhatian H. Aoo terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan bukanlah hal yang baru. Sebelumnya, aksi serupa telah dilaksanakan bersama masyarakat di Kampung Ranca Terep, Kemuduhan I, Negla, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaratu, di mana beliau turun langsung untuk membereskan keluhan warga terkait tanggul yang mengganggu kenyamanan dan keamanan melintas. Kini, keprihatinan yang sama mendorong beliau kembali menggerakkan kekuatan masyarakat di titik yang tak kalah pentingnya — tepatnya di Prapatan Simpang, menuju perbatasan jembatan Sukagalih, di sepanjang Jalan Ciponyo–Sukagalih. Jalan ini merupakan jalur strategis yang sangat vital bagi warga Desa Sukamahi dan wilayah sekitarnya, namun kondisi permukaannya yang rusak, berlubang, serta struktur tanah yang tidak rata telah berulang kali menyebabkan kecelakaan bagi para penggunanya.
Aksi gotong royong ini berlangsung dengan semangat kebersamaan yang luar biasa. Keterlibatan masyarakat sangat luas, dan di sinilah peran Organisasi Pemuda Pancasila Ranting Sukamahi tampil sebagai kekuatan utama, digagas dan digerakkan oleh Ketua Ranting, Bung Henhen, yang didampingi oleh Bung Aa dan Bung Nurul. Tak ketinggalan, Karang Taruna juga senantiasa hadir dan menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, menunjukkan bahwa generasi muda di Desa Sukamahi benar-benar tumbuh menjadi kekuatan yang peduli dan siap berbakti. Bersama para pemuda dari kedua organisasi ini, ketua dan anggota BPD, serta warga lingkungan sekitar yang hadir dengan sukarela, mereka bahu-membahu turun ke lokasi. Mulai dari penambalan jalan yang berlubang,
Dalam pernyataannya kepada awak media, Drs. Sahron Masrur, S.E. ( H. Aoo) menyampaikan bahwa langkah ini sekaligus merupakan bagian dari program kerja BPD yang berkelanjutan — untuk selalu hadir dan melibatkan masyarakat dalam upaya penyelesaian persoalan di lingkungannya.
“Hal ini bermula dari keprihatinan kita bersama. Jalan yang kita lewati setiap hari ini sudah beberapa kali mengalami kecelakaan. Sebagai Ketua BPD, saya merasa tidak pantas hanya duduk diam melihat hal yang terus mengancam keselamatan warga. Maka, berangkat dari keprihatinan itu, kami berinisiatif untuk turun langsung memperbaiki jalan tersebut, sekadar untuk meringankan beban dan membantu para pengguna jalan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap H. Aoo dengan nada tulus dan penuh tanggung jawab.
Beliau menambahkan, kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. Partisipasi masyarakat luar biasa besarnya — ada yang menyumbangkan tenaga, ada yang memberikan semen, ada yang menyumbang pemikiran dan bantuan moril. “Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik. Mulai dari anggota pemuda pancasila karang taruna BPD,hingga warga sekitar lokasi, semuanya bergerak bersama. Dan yang patut kita apresiasi, semangat Pemuda Pancasila di bawah kepemimpinan Bung Henhen, bersama Bung Aa dan Bung Nurul, serta Karang Taruna yang senantiasa hadir dan tak pernah absen dalam kegiatan seperti ini, benar-benar menjadi garda terdepan dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka membuktikan bahwa organisasi pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan membangun lingkungan kita,” ujarnya penuh apresiasi.
“Untuk tahap saat ini, kami fokus pada penambalan dan perbaikan di Prapatan Simpang hingga menuju perbatasan jembatan Sukagalih. Mudah-mudahan ke depannya, bagian jalan yang masih rusak, terutama di kawasan tanjakan, dapat masuk ke dalam program perbaikan yang lebih menyeluruh,” harapnya.
Di akhir pernyataannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh warga yang berpartisipasi — baik yang menyumbangkan tenaga, materi, maupun dukungan moril. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi, atas partisipasinya yang luar biasa. Semoga kerja sama yang terjalin ini menjadi awal yang baik untuk menjaga dan merawat fasilitas umum yang kita miliki bersama. Karena jalan ini adalah milik kita, dan keselamatan penggunanya adalah tanggung jawab kita bersama.”
Kegiatan gotong royong ini menjadi cerminan nyata bahwa ketika kepemimpinan peka terhadap suara rakyat dan hadir secara konsisten, serta pemuda bersiap menjadi garda terdepan, maka keterbatasan bukan penghalang untuk mewujudkan kebaikan. Kepedulian yang lahir dari hati, ditindaklanjuti dengan aksi nyata secara berkelanjutan, akan selalu mampu menjembatani kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya — bermula dari hal-hal yang sederhana, namun berdampak besar bagi kehidupan banyak orang.



