Tasikmalaya, Lintaspasundan-news — Penantian panjang masyarakat terhadap perbaikan Jalan KH Umar Sanusi akhirnya terwujud. Ruas jalan yang menghubungkan Desa Jayaputra, Desa Sirnasari hingga Desa Sukamanah tersebut resmi diresmikan melalui prosesi gunting pita yang dihadiri langsung Bupati Tasikmalaya bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Senin 14/09/2026
Peresmian ini menjadi momentum berharga bagi masyarakat, khususnya Desa Sirnasari dan Kecamatan Sariwangi. Pasalnya, menurut Kepala Desa Sirnasari, Eliet Popo, ruas jalan tersebut sudah sekitar 19 tahun tidak mendapatkan pengaspalan seperti yang dilakukan pada tahun 2026.
Eliet Popo menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang telah merealisasikan pembangunan jalan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kurang lebih sekitar 19 tahun masyarakat menanti perbaikan jalan ini. Alhamdulillah pada tahun 2026 akhirnya bisa kembali diperbaiki,” ujar Eliet.
Menurutnya, Jalan KH Umar Sanusi memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi akses penghubung antardesa dan wilayah. Dengan kondisi jalan yang kini lebih baik, masyarakat diharapkan semakin mudah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mengembangkan kegiatan perekonomian.
Eliet juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya, dinas terkait serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana.

Hal senada disampaikan H. Apit selaku APDESI Kecamatan Sariwangi. Ia mengaku sangat mengapresiasi pembangunan jalan yang menghubungkan Jayaputra, Sirnasari dan Sukamanah tersebut.
“Atas nama APDESI Kecamatan Sariwangi, kami sangat mengapresiasi pembangunan jalan ini. Sekian lama masyarakat menunggu, dan alhamdulillah hari ini telah selesai dibangun dengan baik,” ungkap H. Apit.
Ia menilai manfaat pembangunan tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat Kecamatan Sariwangi, tetapi juga warga dari luar wilayah yang menggunakan jalur tersebut. Jalan tersebut bahkan menjadi salah satu akses yang menghubungkan wilayah hingga menuju Singaparna.
H. Apit menyebut keberhasilan pembangunan jalan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah desa se-Kecamatan Sariwangi yang selama ini terus mendorong agar perbaikan jalan dapat direalisasikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan ini. Jalan merupakan salah satu faktor utama yang manfaatnya bisa dirasakan semua pihak, baik masyarakat setempat maupun masyarakat umum yang melintas,” katanya.
Ia berharap pembangunan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, sekaligus memperhatikan pemeliharaan setelah pembangunan selesai.
Senada dengan hal tersebut, Kades Sirnasari Eliet Popo berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun agar kualitasnya dapat bertahan lama.
“Harapan kami, jalan ini bukan hanya diperbaiki, tetapi juga dipelihara. Mari kita rawat bersama supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Berdasarkan papan informasi pekerjaan, Rekonstruksi Jalan KH Umar Sanusi memiliki nilai pekerjaan sebesar Rp4.360.517.506, bersumber dari Dana Pinjaman Daerah Kabupaten Tasikmalaya, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Dengan diresmikannya ruas jalan tersebut, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya terus berlanjut dan mampu membuka akses yang lebih baik bagi mobilitas serta peningkatan perekonomian masyarakat.
*Aris



