Lintaspasundannews.Ki Acep Aan sebagai Budayawan Tatar Galunggung memiliki hubungan erat dengan budaya Sunda dan tradisi leluhur.Proses Perjalan yang sangat panjang,tentunya ada benang merah yang menghubungkan dengan tempat kampung naga Salawu Kabupaten Tasikmalaya.”
Kampung naga memang memiliki Aura yang unik dan kuat sehingga tidak heran jika banyak pengunjung yang merasa terhubung dengxn tempat ini”tutur Ki Acep Aan.
Perjalanan kali ini ditemani Kang Arip Sutrisna aslinya dari Sukakerta(keluarga besar Rd.Sacapati Sukapura),Juga salah satu ASN Bakesbangpol kab Tasikmalaya,bagian Analis Kebijakan.”Perjalanan kali ini bagian tadabur alam disamping daerah kampung naga Salawu sarat ddngan historis sejarah”tutur Arip Sutrisna.
“Kampung Naga Terletak di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya.Desa Neglasari memiliki kekayaan budaya dan tradisi.Lokasi kampung Naga di Desa neglasari
Kampung Naga terletak di lembah yang subur ,di kelilingi oleh sawah-sawah warga dan hutan kramat.
Batas Wilayah kampung Naga:
– Barat:Hutan kramat
– Selatan sawah-dawah warga
– Utara :sungai Ciwulan
– Timur:Sungai Ciwulan
Kampung naga merupakan kampung adat yang masih memelihara tradisi dzn budaya sunda”tutur Abah Rida,warga setempat.
“Hana nguni hana mangke,Tan huna nguni tan hana mangke.Moal aya urang mun euweuh karuhun,moal aya ayeuna mun euweuh baheula”tutur Ki Acep Aan.
Lebih lanjut Ki Acep Aan,juga sebagai pemerhati Sejarah dan kabuyutan,mengatakan bahwa perjalanan masa lalu,jangan di lupakan.Proses sejarah Kabupaten Tasikmalaya,ada pereodisasi:
– Jaman Kasanghyangan:Sanghyang tunggal,sanghyang pu’un,dll.(sebelum mandala sempak waja)
– Jaman Kabataraan
Batara Sempak Waja,Eyang Kuncung putih dll.
– Jaman Kerajaan
Ibu Bhatari hyang (1111 M).
– Umbul Sukakerta
Sri gading anteg,dll.
– Jaman Kedaleman
Sukapura di Sukaraja
– Jaman Kedalaman
Sukapura di Manonjaya
– Jaman Sukapura berubah jadi Tasikmalaya(pendopo lama ).
*Bergabung di bawah naungan NKRI,tahun 1945/1950*.
“Kerajaan Galunggung Saung Galah 2 (dua)dipimping oleh Prabu Raga Suci (putra Prabu Guru Darmasiksa),lokasi kerajaannya sekitar daerah Mangunreja”tutur Ki Acep Aan.
Sunber lain di sebutkan ada peranan eyang Sungaparna,yang berjasa membangun daerah kampung naga.Intina Masyarakat kampung naga memegang teguh adat istiadat warisan leluhur,memiliki jiwa sosial yang tinggi ,hidup dalam kerukunan dan mempertahankan kehidupan tradisional
*Keunikan Kampung Naga*:
Rumah-rumah di kampung naga terbuat dari kayu dan bambu,dengan atap injuk yang khas.Mempraktikan adat istiadat Sunda seperti Upacara adat Menyepi,hajat sasih dan perkawinan .Kampung naga memiliki sistem:kuncen,lebe, dan punduh.Juga ada sesepuh yang bernama:Ade Suherlin.
( Dok.Desember 2025/Januari 2026)



