TASIKMALAYA.lintaspasundannews.(9/10/2026) — Jumat tidak hanya menjadi momentum untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga kesempatan membangun budaya kerja yang sehat, bersih, dan nyaman di lingkungan pemerintahan. Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memiliki cara tersendiri dalam menerjemahkan kebijakan dan membangun kebiasaan positif bagi aparatur sipil negara (ASN).
Di lingkungan Kompleks Perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng, Singaparna, aktivitas Jumat kerap diisi dengan olahraga bersama. Para ASN memanfaatkan luasnya kawasan perkantoran untuk berlari, jogging, maupun berjalan cepat mengelilingi kompleks. Kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan juga upaya menjaga kebugaran, mempererat kebersamaan, dan membangun semangat kerja.
Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya, yang masih berkantor di Jalan S.L. Tobing, Kota Tasikmalaya, dimotori sekretaris badan (sekban) Hj. Anne Rochmawati menunjukkan pendekatan berbeda. Aktivitas Jumat di lingkungan kantor tersebut diarahkan pada pemeliharaan kebersihan, baik di halaman luar maupun area dalam gedung. Upaya ini mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan kerja agar tetap bersih, indah, nyaman, dan sejuk.
Bacajuga:100 Hari Sekda Kurniawan: Ujian Awal Kepemimpinan Birokrasi Kabupaten Tasikmalaya
Dua kegiatan, satu tujuan. Olahraga bersama menitikberatkan pada kesehatan jasmani, sedangkan pemeliharaan lingkungan menumbuhkan kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama. Keduanya merupakan bagian penting dari pembentukan budaya kerja ASN yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas administratif, tetapi juga pada kualitas lingkungan dan pelayanan publik.
Dalam perspektif manajemen organisasi, lingkungan kerja yang sehat dan tertata dapat mendukung kenyamanan serta produktivitas pegawai. Karena itu, kegiatan Jumat sepatutnya tidak dipandang sebagai formalitas atau sekadar rutinitas mingguan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut perlu menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan karakteristik setiap perangkat daerah.
Catatan edukatif: Perbedaan kegiatan antarkantor bukan persoalan siapa yang lebih baik, melainkan bagaimana setiap SKPD mampu menerapkan kebiasaan positif secara konsisten. Olahraga menjaga kebugaran, kebersihan merawat lingkungan, dan kedisiplinan menjadi penghubung keduanya. Pada akhirnya, budaya kerja yang baik akan terlihat bukan hanya pada kegiatan setiap Jumat, tetapi juga dalam tanggung jawab ASN sehari-hari serta mutu pelayanan kepada masyarakat.
(IWAN SINGADINATA/ERVAN PRADESA)
TAG (#)
#BUPATITASIKMALAYA #WAKILBUPATI #SEKDA #BKPSDM #ASNPEMKAB #DISHUBKOMINFO #DOKPIMSETDA #FYP #VIRAL



