Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaBerandaHari Sungai Sedunia: Jangan Tunggu Ciwulan, Cilangla, Cilongan Kehabisan Air "

Hari Sungai Sedunia: Jangan Tunggu Ciwulan, Cilangla, Cilongan Kehabisan Air “

TASIKMALAYA.Lintaspasumdannews..(27/9/2026) — Hari Sungai Sedunia yang diperingati setiap 27 September seharusnya tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di tengah musim kemarau yang menguji ketahanan sumber daya air, momentum ini semestinya menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh masyarakat: masihkah sungai-sungai kita benar-benar dijaga, atau baru diperhatikan ketika persoalan sudah menjadi bencana?

Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya masih menunjukkan kepeduliannya terhadap keberadaan sungai. Namun kepedulian warga tidak akan cukup apabila tidak diikuti kebijakan pemerintah yang konsisten dalam melindungi kawasan hulu, daerah resapan, sempadan sungai, serta mengendalikan berbagai aktivitas yang berpotensi menurunkan kualitas dan kuantitas air.

Sungai Ciwulan, Cilangla dan Cilongan menjadi salah satu pertanyaan besar dalam konteks tersebut. Bagaimana jadinya Tasikmalaya apabila sungai – sungai tersebut suatu hari tidak lagi mengalir sebagaimana mestinya?

Pertanyaan ini memang terdengar ekstrem. Tetapi justru karena terdengar ekstrem, pemerintah perlu menjadikannya sebagai skenario yang harus dicegah sejak sekarang. Sungai yang debitnya terus menurun bukan semata persoalan air yang semakin sedikit. Di belakangnya terdapat ancaman terhadap pertanian, kebutuhan air masyarakat, ekosistem, serta kehidupan ekonomi warga yang berada di sepanjang daerah alirannya.

Bacajuga:Hari Pariwisata Sedunia: Potensi Besar Tasikmalaya, Mengapa Pengembangannya Terasa Jalan di Tempat?” #KRITIKTAJAMBAGIAAMRAHMATSAPUTRA

Jangan sampai pemerintah baru sibuk ketika sungai mulai mengering, sumur warga menurun debitnya, lahan pertanian kesulitan air, atau masyarakat mulai berebut sumber air. Kebijakan lingkungan tidak boleh bersifat reaktif.

Yang perlu dipertanyakan adalah bagaimana pemerintah memastikan kawasan hulu tetap berfungsi sebagai daerah tangkapan air. Bagaimana pengawasan terhadap pencemaran? Bagaimana kondisi sempadan sungai? Bagaimana pengendalian sedimentasi? Dan yang tidak kalah penting, apakah pemerintah memiliki data serta peta risiko yang cukup untuk mengetahui bagaimana kondisi Ciwulan apabila kemarau berlangsung lebih panjang?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan bentuk tudingan, melainkan bagian dari kontrol publik. Sebab sungai merupakan sumber daya publik yang keberadaannya menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Jangan sampai Hari Sungai Sedunia hanya menghasilkan foto kegiatan bersih-bersih sungai, sementara persoalan di bagian hulu tidak pernah disentuh secara serius.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya perlu memperlihatkan kebijakan yang lebih konkret: perlindungan daerah resapan, rehabilitasi lahan kritis, pengawasan penggunaan lahan, pengendalian limbah, pemeliharaan sempadan, serta edukasi masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sebab menjaga sungai bukan pekerjaan satu hari dan bukan pula tanggung jawab satu dinas. Ini pekerjaan lintas sektor yang membutuhkan keberanian pemerintah untuk melihat persoalan sungai secara utuh, dari hulu sampai hilir.

Catatan Kritis

Ciwulan, cilangla dan cilongan hari ini masih mengalir. Tetapi pertanyaan untuk generasi mendatang adalah: apakah mereka masih akan melihat lagi sungai – sungai yang hidup, atau hanya mengenalnya melalui foto dan cerita orang tua?Jangan menunggu kehilangan air untuk kemudian menyadari bahwa sungai bukan sekadar aliran air. Sungai adalah urat nadi peradaban. Ketika sungai mati, sebagian kehidupan masyarakat di sekitarnya ikut kehilangan masa depan.

“Tak Terbayangkan Bila Ciwulan, Cilangla & Cilongan Mengering, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?.
(IWAN SINGADINATA/ERVAN PRADESA)

TAG (#)
#BUPATITASIKMALAYA #WAKILBUPATI #SEKDA #DPUPRTLH #KOMINFO #HUMASSETDA #DOKPIM #PUBLIK #FYP #VIRAL #MASYARAKATTASIKMALAYA

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga