Kamis, April 30, 2026
BerandaBerandaSeluruh Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jalani MCU, Setwan: Representasi Tanggung Jawab Publik...

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jalani MCU, Setwan: Representasi Tanggung Jawab Publik 24 Jam “

Lintaspasundannews.SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA.(09/04/2026) ~ Seluruh anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan Medical Check Up (MCU) sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kesehatan tetap prima dalam menjalankan fungsi representasi, legislasi, dan pengawasan. Sekretariat Dewan (Setwan) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kesiapan fisik dan mental wakil rakyat yang dituntut siaga selama 24 jam penuh.

Secara akademik, MCU terhadap pejabat publik dapat dipahami sebagai bentuk preventive governance, yakni tata kelola yang mengedepankan pencegahan risiko, termasuk risiko kesehatan yang berpotensi mengganggu kinerja institusional. Dalam perspektif manajemen sumber daya manusia sektor publik, kesehatan aparatur negara merupakan variabel penting dalam menjaga efektivitas kebijakan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bacajuga:APELPAGIDISHUBKOMINFO ” Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya Konsisten Gelar Apel Pagi, Wujud Nyata Disiplin dan L’esprit de Corps “

Setwan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Opan Sofyan menyebutkan bahwa beban kerja anggota dewan tidak hanya berlangsung dalam jam formal, tetapi juga mencakup aktivitas serap aspirasi, kunjungan lapangan, hingga respons terhadap dinamika sosial-politik yang berkembang setiap saat. Oleh karena itu, kondisi kesehatan yang terpantau secara berkala menjadi prasyarat mutlak agar fungsi representatif berjalan optimal dan berkelanjutan.

Lebih jauh, langkah ini juga mencerminkan prinsip akuntabilitas moral kepada publik. Wakil rakyat tidak hanya dituntut menghasilkan kebijakan yang berkualitas, tetapi juga menjaga kapasitas diri agar mampu menjalankan amanah secara konsisten. Dalam kerangka public trust, transparansi terhadap kesiapan fisik dan mental pejabat publik dapat memperkuat legitimasi institusi legislatif di mata masyarakat.Namun demikian, penguatan aspek kesehatan ini idealnya diiringi dengan peningkatan kinerja substantif. MCU tidak boleh berhenti pada simbol kesiapan, melainkan harus berdampak pada peningkatan produktivitas legislasi, kualitas pengawasan, serta sensitivitas terhadap kebutuhan rakyat. Tanpa itu, langkah medis berisiko dipersepsikan sebagai formalitas belaka.

Dengan demikian, pelaksanaan MCU oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dapat dipandang sebagai langkah progresif dalam menjaga profesionalitas lembaga legislatif. Di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi, kesiapan fisik, integritas, dan kinerja nyata menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

IWAN SINGADINATA.
(KONTRIBUTOR BERITA DAERAH)
#KETUADPRDKABUPATENTASIKMLAYA
#PARAANGGOTADPRDKABUPATENTASIKMALAYA,#SELURUHFRAKSIDPRDKABUPATENTASIKMALAYA,#SEKRETARISDEWANKABUPATENTASIKMALAYA,#HUMASSETWAN,#PUBLIK,#FYP,#VIRAL,#INDONESIANTOPOFTHEWORLD

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga