Selasa, Juni 23, 2026
BerandaBerandaIroni Infrastruktur: Truk Overload Rusak Aset Daerah, Dishub Diminta Tak Hanya "Imbauan"

Ironi Infrastruktur: Truk Overload Rusak Aset Daerah, Dishub Diminta Tak Hanya “Imbauan”

TASIKMALAYA –srlasa 14 april 2026 lintaspasundannews.com ** Kondisi jalan raya di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, kini berada dalam kondisi ruksak dan memprihatinkan. Jalan Kabupaten yang berfungsi sebagai tulang punggung konektivitas wilayah tersebut mengalami kerusakan struktural jalan mulai banyak berlubang.Fenomena ini merupakan dampak langsung dari beban berlebih (overload) yang ditanggung permukaan jalan akibat melintasnya kendaraan truk angkutan pasir yang tidak mematuhi batas tonase yang diizinkan.

Upaya mandiri yang dilakukan masyarakat, mulai dari pengawasan partisipatif hingga upaya penghadangan, terbukti tidak efektif. Intensitas kendaraan pelanggar justru semakin meningkat. Demikian pula dengan inisiatif perbaikan jalan menggunakan dana swadaya; upaya tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mampu menandingi laju kerusakan yang terjadi akibat beban berat yang terus menerus menekan struktur aspal.

Melihat ketidakadilan yang terjadi, elemen masyarakat sipil melalui organisasi Pemuda Pancasila (PP) PAC Sukaratu akhirnya mengambil langkah diplomatik dengan mendatangi Dinas Perhubungan. Langkah ini bukan sekadar aduan, melainkan desakan serius agar instansi berwenang segera menjalankan fungsi penegakan aturan, bukan hanya sekadar melakukan pendataan administratif.

Analisis Faktor dan Suara Desa

Perangkat Desa Tawangbanteng, Kristiawan, memaparkan bahwa kerusakan diperparah oleh praktik pengangkutan pasir yang masih mengandung kadar air tinggi,sehingga masih bercucuran hingga jln pun basah yang secara fisik menambah bobot muatan melebihi kapasitas jalan.

“Upaya gotong royong warga tidak sebanding dengan kerusakan yang terjadi setiap hari. Ini adalah masalah serius yang membutuhkan solusi hukum, bukan sekadar perbaikan fisik,” tegas Kristiawan.kepada kordinator lintaspasundannews. Com

Ia menuntut adanya sanksi tegas untuk melindungi aset publik. Di sisi lain, ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian aktivis Pemuda Pancasila PAC sukaratu yang telah berani bersuara mewakili kepentingan rakyat banyak.

Bacajuga:Klarifikasi Herman Totong Terkait Opini Kritik Penggunaan Lahan untuk Gedung KDMP Desa Sutawangi

“Kami berterima kasih kepada kawan-kawan Pemuda Pancasila yang peka terhadap situasi ini. Semoga langkah berani ini menjadi motivasi bagi organisasi lain khusus nya yg ada di wilayah kecamatan sukaratu untuk turut berpersn aktif mengawasi jalannya pemerintahan,” ujar kris

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu, telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan verifikasi dan penataan di lapangan. Langkah awal yang diambil meliputi pendataan armada dan evaluasi sistem operasional angkutan barang di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Zaky, menegaskan bahwa penanganan masalah ini dilakukan dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi perundang-undangan yang berlaku.

“Penindakan dan pengawasan telah kami laksanakan secara bertahap. Kami menyadari sepenuhnya pentingnya menjaga kelayakan jalan, namun di sisi lain, sektor ini juga memiliki kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh sebab itu, penanganan dilakukan secara komprehensif, legal, dan berkeadilan agar tidak terjadi pelanggaran prosedur,” jelas Zaky.
Kordinator lintaspasundannews.. Wahid MA

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga