Rabu, April 29, 2026
BerandaBerandaANALISIS KEBIJAKAN PEMBATASAN KERJA SAMA: MEDIA ONLINE DI KABUPATEN TASIKMALAYA DIPERTANYAKAN

ANALISIS KEBIJAKAN PEMBATASAN KERJA SAMA: MEDIA ONLINE DI KABUPATEN TASIKMALAYA DIPERTANYAKAN

Lintaspasuntannews.TASIKMALAYA –rabu 15 april 2026 lintaspasundanews.com
Polemik kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya yang membatasi ruang kerja sama dengan media online kembali menjadi sorotan tajam. Kordinator lintaspasundanews. com ( WAHID MA ) menuntut agar dinas terkait memberikan penjelasan yang logis dan dapat diterima, bukan mengambil keputusan secara sepihak.

Pernyataan ini disampaikan Wahid mewakili aspirasi dan keluhan dari rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam organisasi dan komunitas media online di wilayah tersebut.

“Keluhan ini kami sampaikan mewakili suara teman-teman yang tergabung di media online. Kami minta dinas di Kabupaten Tasikmalaya harus bisa menjelaskan alasan yang kuat terkait penolakan tersebut, agar kami semua bisa mengerti. Jika alasannya jelas dan bisa diterima, kami tentu mau mengerti. Tapi jangan sampai mengambil keputusan secara sepihak,” tegas Wahid,

Pemkab Diminta Punya Nurani dan Tanggung Jawab

Bacajuga:HATI SEORANG WANITA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SETDA “

Lebih dalam, Wahid menyoroti aspek kemanusiaan dan kewajiban pemerintah daerah. Menurutnya, Pemkab seharusnya memiliki kepekaan dan rasa tanggung jawab terhadap nasib warganya.

“Pemkab harus punya nurani terhadap nasib para awak media. Padahal Pemkab pun punya kewajiban moral dan amanah untuk memberi lapangan kerja serta melakukan pemberdayaan bagi warganya sendiri,” ujarnya.

Nasib Keluarga yang Terancam

Kebijakan ini dinilai sangat memukul ekonomi keluarga para jurnalis. Wahid menegaskan bahwa di balik profesi ini, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul setiap harinya.

“Kami para awak media online pun punya tanggung jawab besar. Ada anak-anak yang masih sekolah, bahkan ada yang masih balita yang harus dinafkahi. Bagaimana nasib mereka jika penghasilan dari profesi ini diputus atau dihapus oleh Pemkab?” tanyanya dengan nada mendesak.

“Apakah efisiensi anggaran harus berdampak pada hancurnya kehidupan dan penghidupan kami? Coba direnungkan kembali hal yang sangat mendasar ini,” tambahnya.

Kami Warga Tasik, Karya Jurnalistik Lebih Menarik

Wahid kembali menegaskan identitas mereka yang bukan orang lain, melainkan putra daerah asli Kabupaten Tasikmalaya yang setia mendukung pemerintahan. Selain itu, secara kualitas, karya jurnalistik media online dinilai memiliki daya tarik tersendiri.

“Ingat, kami ini warga asli Kabupaten Tasikmalaya. Tugas kami sehari-hari selalu menyajikan informasi, mempublikasikan kegiatan, dan membumikan program kerja Pemkab agar dikenal luas oleh masyarakat. Bahkan karya jurnalistik yang kami hasilkan pun disajikan dengan lebih variatif dan menarik untuk dibaca masyarakat,” jelasnya.

Media Online: Solusi Era Digital

Terkait alasan administrasi yang menuntut “bukti fisik”, Wahid menyoroti perkembangan zaman dan kebutuhan efisiensi informasi. Di tengah kesibukan yang padat, kemudahan akses menjadi faktor utama penyampaian informasi.

“Di era digital saat ini, media online hadir dengan keunggulan akses yang sangat praktis melalui gawai pintar (smartphone). Informasi dapat dijangkau kapan saja dan di mana saja sesuai kenyamanan, menjadikan penyebaran informasi jauh lebih cepat, luas, dan efektif,” jelasnya.

Ditambah lagi dengan fakta bahwa jumlah awak media online saat ini jauh lebih banyak, sehingga potensi penyebaran informasi pun bisa lebih masif menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Harapan untuk Kebijakan yang Bijak

Mengingat peran penting media online dalam mendukung publikasi pemerintah dan sebagai mata pencaharian bagi putra daerah, Wahid berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada kemanusiaan dan realitas di lapangan.

“Harapan kami agar kebijakan ini bisa direnungkan kembali oleh Pemkab, memikirkan nasib hidup dan kehidupan para awak media online yang selama ini setia bekerja,”

( pungkas Wahid.. . W. MA)

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga