Selasa, April 28, 2026
BerandaBerandaNgabumi Nu Kalungguhan Ku Gunung Raja, Yayasan Seni Budaya Pasundan Kiwari Gelar...

Ngabumi Nu Kalungguhan Ku Gunung Raja, Yayasan Seni Budaya Pasundan Kiwari Gelar Santunan Sosial di Tasikmalaya

Lintaspasundannews.Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya Sabtu 27 Desember 2025 — Yayasan Seni Budaya Pasundan Kiwari kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan nusantara Sunda melalui kegiatan adat dan budaya bertajuk “Ngabumi Nu Kalungguhan Ku Gunung Raja”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di KP Saung Seel RT 013 RW 04, Desa Pusaparaja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yayasan Seni Budaya Pasundan Kiwari, Ade Ridwan Suryanto, yang juga dikenal sebagai tokoh pelestari budaya Sunda di wilayah Priangan Timur. Kegiatan Ngabumi ini mengusung filosofi Nata Diri, Nata Sasa, Nata Raga, Nata Buana, yang bermakna menata diri, rasa, raga, dan hubungan manusia dengan alam semesta sebagai satu kesatuan kehidupan.

 

Selain prosesi adat dan kebudayaan, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Penghargaan Perdamaian Budaya Dunia 202 Negara. Sertifikat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan peran aktif para tokoh adat dan pemerintahan desa dalam menjaga harmoni sosial, pelestarian lingkungan, serta nilai-nilai budaya leluhur.

Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan kepada kuncen, kepala desa, serta punduh yang dinilai telah berkontribusi nyata dalam menjaga situs budaya, adat istiadat, dan ketentraman masyarakat di wilayahnya masing-masing. Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam suasana khidmat dan penuh makna budaya.

Bacajuga:https://lintaspasundannews.com/2025/12/destinasi-wisata-pantai-cipatujah-menjadi-primadona-pengunjung-di-kabupaten-tasikmalaya-dalam-menutup-tahun-2025-membuka-awal-tahun-2026-2/27/

Ketua Yayasan, Ade Ridwan Suryanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya nyata membangun kesadaran kolektif akan pentingnya budaya sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.

Budaya adalah jati diri. Melalui Ngabumi Nu Kalungguhan,ku kampung raja kita diajak untuk kembali mengingat, merawat, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Sunda dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh para tokoh adat, seniman, penggiat budaya, masyarakat setempat, serta perwakilan berbagai komunitas budaya Sunda. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Seni Budaya Pasundan Kiwari berharap nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Dengan ini Ketua yayasan seni budaya pasundan kiwari Ade ridwan suryanto Meberi santuanan ke anak yatim piatu beberapa orang anak yatim piatu yang ada Di wialayah kp saung seell desa pusaparaja kecamatan cigalontang

*Aris*

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga