Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaBerandaSANGGAR SENI GENDING GANDARI UCAPKAN TERIMAKASIH KE Ki ACEP AAN

SANGGAR SENI GENDING GANDARI UCAPKAN TERIMAKASIH KE Ki ACEP AAN

Kabupaten Tasikmalaya,Lintaspasundannews.

Ki Kemot atau lebih dikenal Mang Kemot adalah seorang seniman ,kreator dan pelaku seni tradisi calung asal kampung babakan paraji Desa Sukasetia Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat,beliau aktip melestarikan seni dan budaya sunda di wilayah kabupaten Tasikmalaya.

Beliau seorang seniman waditra(instrumen calung),baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari sebuah grup Sanggar Seni Gending Gandari Grup calung seni kesundaan,Ki Kemot memiliki visi dan misi yang berakar pada pekestarian budaya hiburan dan edukasi masyarakat.

Bacajuga:Sinergi Polri dan Pendidikan: Kapolsek Sukaratu Beri Penyuluhan Hukum di SMA YAB Sukaratu

Kemot Grup atau Sanggar Seni Gending Gandari konsisten pelestarian musik tradisi calung yang terus terawat di lestarikan di wilayah sukasetia.Tidak berlebihan jika Ki Kemot di kenal di wilayah kabupaten Tasikmalaya dan sekitar priangan timur.

“Calung adalah alat musik purwarupa jenis idiofoa yang terbuat dari bambu alat musik ini dikenal dan berkembang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,alat ini dimainkan dengan ritme dan pukul oleh anggota grup terfiri beberapa orang.Zaman dulu para pemuda memainkan alat musik tradisional ini disela pekerjaannya mengusir buru g dan hama lainnya yang ada disawah.Calung modern bisa untuk hiburan edukasi acara -acara samenan sekolah agama,17 agustus hajatan nikahan dan sunatan dan lain lain,upacara adat senantiasa mengiringi lengser dan ambu sehingga suasana menjadi sakral dan neriah”tutur Ki Kemot pupuhu Sabggar seni Gending Gandari sukasetia Cisayong Kab.TasikmalayaDasar seni sudah tampak sejak kecil menginjak remaja,Ki Kemotmengelana ke berbagai kota dan puncaknya ia di tunjuk bekerja di Radio swasta wil.Bandung/Jakarta.Di saat usia beranjak sepuh,Ki kemot mengembangkan Calung dari nol bersama murid muridnya bersama masyarakat,hingga kini terpelihara dan Sanggar seni tempat latihan pun sudah didirikan samping rumahnya.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Ki Acep Aan(Acep Aan,S.Ag)yang awal milangkala perdana terus hadir dan memberi dukungan moral kepada saya selaku puluhu seni calung agar tidak punah di kampung babakan paraji Sukasetia,bantuan moral ki Acep Aan sebagai sesepuh budaya sangat berharga untuk kami grup Sanggar Seni Gending Gandari”tutur Ki Kemot .

(Tasikmalaya 12 Oktober 2026)

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga