Oleh wahid MA _ Editor
Lintas Pasundan news com
Tasikmalaya, 12 Oktober 2026 — Menanamkan kesadaran hukum dan pembentukan karakter generasi muda bukanlah tugas tunggal lembaga pendidikan semata, melainkan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, termasuk lembaga penegak hukum. Semangat inilah yang mendasari jajaran Polsek Sukaratu secara konsisten hadir di lingkungan satuan pendidikan untuk membimbing generasi penerus bangsa.
Pada hari Senin, 12 Oktober 2026, sekira pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman SMA YAB desa sinagar kecamatan sukaratu , Kabupaten Tasikmalaya, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan upacara bendera sekaligus penyuluhan hukum kepada seluruh warga sekolah. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka mempererat sinergitas antara kepolisian dan dunia pendidikan, di bawah arahan Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andik Eko Siswanto, S.H., S.Ik., M.H.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukaratu, AKP Nurrozi, S.E., yang bertindak selaku Pembina Upacara. Turut mendampingi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sukaratu Aiptu Setyo Budi Purnomo, serta Bhabinkamtibmas Desa Sinagar, Briptu Rama hidayat Jati. Upacara dihadiri pula oleh Kepala Sekolah SMA YAB Sukaratu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Sdr. Gilang, para pendidik, staf tata usaha, serta 180 orang peserta didik.
BacajugaRakerda Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tasikmalaya, Perkuat Perjuangan Petani dan Ketahanan Pangan
Usai upacara yang berjalan khidmat dan tertib, AKP Nurrozi menyampaikan materi pembinaan yang menyentuh aspek moral, keagamaan, serta kesadaran hukum bagi kalangan pelajar. Beliau menekankan pentingnya kepatuhan dan rasa hormat kepada kedua orang tua dan pendidik sebagai fondasi utama pembentukan kepribadian yang mulia. Selain itu, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menjauhi berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Secara khusus, Kapolsek Sukaratu mengingatkan para siswa untuk menghentikan segala bentuk perundungan atau bullying, menjauhi penyalahgunaan minuman beralkohol dan narkoba, serta tidak terjerat dalam penggunaan kendaraan yang melanggar aturan, seperti penggunaan knalpot bising maupun keterlibatan dalam kelompok geng motor. Penekanan yang tidak kalah penting adalah ajakan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai benteng terkuat dalam menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui langkah ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih mendalam di kalangan pelajar mengenai pentingnya disiplin dan hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Secara luas, kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan pendidikan diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara institusi penegak hukum dengan dunia pendidikan, menciptakan rasa aman yang nyata, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sukaratu.



