Oleh wahid MA
*Korlip * lintaspasundannew.com
TASIKMALAYA –9 juni 2026; Di tengah persaingan kualitas pendidikan yang kerap diukur semata dari angka dan peringkat, SMP Negeri 1 Sukaratu hadir sebagai wujud nyata bahwa keunggulan sebuah lembaga tidak harus dibangun dengan menyeleksi peserta didik yang sudah memiliki bekal sempurna. Beralamat di Kampung Sukagalih, Desa Sukagalih, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, sekolah ini kembali mencatat capaian yang patut menjadi perhatian dunia pendidikan lokal, bukan hanya dari sisi angka kelulusan, melainkan dari integritas proses dan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi.
Keterangan ini disampaikan kepada wartawan lintaspasundannew.com dalam sesi diskusi nyantai sambil ngopdud kata orang Sunda bilang dan pertukaran informasi yang berlangsung di ruang keamanan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan guru SMP N negeri 1 sukaratu Ruli irmawan s.pd.sebagai guru pjok
dan petugas keamanan yang punya tugas penting di SMP N 1 sukaratu Aris Riswanto
yang memiliki rekam jejak kredibel serta memahami seluk-beluk penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut secara bulat menyampaikan fakta yang sama, menegaskan bahwa setiap pernyataan yang disampaikan berlandaskan realitas lapangan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dari total 229 siswa kelas sembilan yang mengikuti seluruh rangkaian proses pembelajaran dan penilaian akhir tahun ajaran ini, seluruhnya dinyatakan lulus, sehingga menghasilkan persentase kelulusan sebesar 100 persen. Namun, angka sempurna ini tidak disajikan sekadar sebagai pencapaian statistik semata. Menurut penjelasan narasumber, di balik angka tersebut terdapat proses penilaian yang dibangun secara cermat, mendalam, dan objektif.
“Kelulusan 100 persen ini mutlak merupakan hasil kajian yang komprehensif dan disusun sesuai dengan standar penilaian yang berlaku. Tidak ada sedikit pun unsur rekayasa, pemberian keringanan yang tidak berdasar, atau apa yang sering disebut sebagai ‘kemok plase’. Setiap keputusan kelulusan diambil setelah mempertimbangkan perkembangan akademik, penguasaan kompetensi dasar, serta kesiapan siswa secara utuh. Artinya, setiap anak yang keluar dari sekolah ini benar-benar telah mencapai taraf kemampuan yang layak dan sesuai dengan tahap perkembangannya,” tegas narasumber, menegaskan prinsip akuntabilitas yang dipegang teguh.
Keunikan lainnya terletak pada komitmen yang konsisten. Sekolah ini telah menempuh jalan yang berbeda dari kebanyakan lembaga pendidikan sejenis. Berbeda dengan banyak sekolah yang cenderung memprioritaskan penerimaan siswa yang sudah menguasai kemampuan membaca dan menulis dengan baik, SMP Negeri 1 Sukaratu justru membuka pintu seluas-luasnya dan memprioritaskan anak-anak yang masih mengalami kesulitan atau keterbatasan dalam aspek literasi dasar tersebut. Pilihan ini bukanlah tanpa tantangan, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan pemahaman bahwa hak belajar adalah hak setiap warga negara tanpa memandang kondisi awalnya.
Yang menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan ini adalah transformasi yang dialami oleh para siswa tersebut. Dengan menerapkan metode pembelajaran yang disesuaikan, pendekatan yang sabar, serta bimbingan intensif yang diberikan oleh para tenaga pendidik yang berdedikasi, terjadi peningkatan kualitas akademik yang signifikan selama mereka menempuh pendidikan di sekolah ini. Hasilnya, meskipun memulai dengan keterbatasan, pada akhir jenjang pendidikan mereka mampu menunjukkan perkembangan yang memadai dan dinyatakan lulus melalui penilaian yang adil dan terukur. Hal ini membuktikan bahwa kesulitan awal bukanlah penghalang, selama ada kesempatan, pendekatan yang tepat, dan kesungguhan dalam mendidik.
Komitmen yang memadukan kualitas akademik dengan nilai keadilan ini perlahan namun pasti mengangkat posisi SMP Negeri 1 Sukaratu sebagai salah satu sekolah unggulan di wilayah Kecamatan Sukaratu. Kepercayaan masyarakat tumbuh bukan semata karena catatan kelulusannya yang baik, melainkan karena transparansi proses dan kesetaraan yang ditawarkan. Sekolah ini kini menjadi pilihan utama dan banyak diminati oleh lulusan Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah dari berbagai penjuru kecamatan. Banyak orang tua yang dengan penuh keyakinan menitipkan masa depan pendidikan anaknya di sini, melihat bahwa sekolah ini tidak hanya mencetak siswa yang pandai, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi siapa saja yang ingin belajar.
Menyikapi tingginya animo masyarakat, pihak sekolah telah menyusun rencana pengembangan daya tampung. Pada tahun ajaran 2025 ini, sekolah masih mengelola sebanyak 7 kelas. Seiring dengan meningkatnya jumlah pendaftar, untuk tahun ajaran 2026 mendatang, direncanakan akan ditambah satu rombongan belajar, sehingga menjadi 8 kelas. Langkah ini diambil sebagai upaya menjawab kepercayaan yang diberikan dan memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi lebih banyak anak.
Ke depan, SMP Negeri 1 Sukaratu menargetkan agar sekitar 80 persen dari lulusan tahun ini dapat melanjutkan pendidikan dan diterima di jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri maupun Sekolah Menengah Kejuruan Negeri. Target ini disusun dengan harapan bahwa bekal yang telah diberikan selama tiga tahun dapat menjadi modal kuat bagi mereka untuk bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebagai penutup, SMP Negeri 1 Sukaratu menegaskan bahwa menjadi sekolah unggulan tidak harus berarti menutup diri bagi mereka yang membutuhkan bimbingan lebih. Sebaliknya, keunggulan sejati tercermin dari kemampuan sebuah lembaga untuk mengangkat potensi setiap anak, memelihara integritas dalam setiap prosesnya, dan tetap menjadi tempat yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.



