Penulis Ki Acep Aan Tasikmalaya Kota,Lintaspasundannews.com Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya adalah perangkat daerah yang bertugas membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan urusan Pemerintahan di bidang kesatuan bangsa dan politik.Berpetan menjaga stabilitas,kerukunan dan ketahanan Nasional.Untuk memperkuat nilai kebangsaan di era globalisasi dapat di lakukan dengan menjadikan Pancasila sebagai pilar budaya,melestarikan kearipan lokal dan memanpaatkan literasi digital untuk menyebarkan narasi positif.
Membangun karakter bangsa,membangun ‘watak”kita sebagai sebuah bangsa.Ibarat mendidik anak tapi sekala Negara.Unsur utamanya jujur dan beranggung jawab,gotong royong,Disiplin dan kerja keras,religius dan tokeran.Identitas Kebangsaan,yaitu KTP bangsa kita.ciri -cirinya ada 3 hal:
1.Bahasa dan Sastra,bahasa Indonesia,bahasa daerah,pantun dongeng,dll.(Ini Suara kita)
2.Seni dan Budaya,batik karawitan ,wayang,pendopo,tari,mahkota adat(ini wajah kita)
3.Nikai dan Sejarah,Pancasila Bhineka Tunggal Ika,semangat Proklamasi( ini jiwa kita)
Indentitas Kebangsaan ,bentengnya kalau identitas kust,arus asing hanya lewat saja.Tidak bisa mengganti kita jadi bangsa lain.
Seni budaya alat untuk membangun keduanys,dengan menyanyi lagu daerah ,memakai baju adat,menjaga pendopo .Karskter “Cinta Budaya”terbentuk identitasKita Indonesia jafi kuat.
Menanhkis AGHT arus Globalisasi Hegemoni dan Teknologi,maksudnya dampak arus globalisasi ,dominasi budaya asing dan pengaruh teknologi asung yang bisa mengikis identitas lokal.
” Bangsa yang besar bukan bangsa yang melupakan dirinya.Bangsa yang kuat bukan bangsa yang meniru semua yang datang.Karakter bangsa di bangun dari hal sederhana,jujur saat bicara,tepat saat berjanji,tangan saling mengangkat bukan saling menjatuhkan,disiplin bukan karena takut,tapi cinta pada hasil karya
Sendiri.Berbeda keyakinan ,tapi satu dalam rasa Indonesia.Mari kita bangun karakter bangsa,mulai dari rumah kita,dari sekolah kita dari kearipan lojal seni budaya di lestarikan,sanggar seni,lengser,ambu midang ,pencak silat dan lain-lain.Agar Indonesia tetap Indonesia,kuat berwibawa dan berkarakter,khususnya di wilayah kota Tasikmalaya” tutur H.Ajat Sudrajat Badan Kesbangpol Kita Tasikmalaya.
Lanjut Ki Acep Aan Budayawan ,menuturkan membangun karakter bangsa artinya kita boleh belajar kedunia,tapi kaki tetap berpijak di tanah leluhur.Kita boleh pakai handphon/HP,tapi hati tetap hapal lagu daerah.Kita boleh bahasa asing tapi jangan lupa bahasa inu.Karena bangsa tanpa karakter,ibarat rumah tanpa pondasi,ibdah dari luar,rapuh saat di guncang.
Menurut Agus Fauzi Kabid Budaya Kota Tasikmalaya,seni budaya bukan sekedar warisan leluhur,melainkan kekutan besar yang mampumemperkuat jati diri ,nemperkuat persatuan,serta memperkuat karakter bangsa.



