Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerandaSUNDA, PERADABAN YANG TIDAK LAHIR DARI MAHKOTA : SUNDA TIDAK DIMULAI DARI...

SUNDA, PERADABAN YANG TIDAK LAHIR DARI MAHKOTA : SUNDA TIDAK DIMULAI DARI ISTANA*) H. Dien At-Tasiki

Kabupaten Tasikmalaya Lintaspasundannews.*Sebagai orang Sunda, kadang saya bertanya : mengapa kita terlalu bermadzhab ke Pajajaran ?*

Seolah seluruh kehormatan Sunda berawal dari singgasana ?
Mengapa nama Prabu Siliwangi begitu dominan, seakan sejarah Sunda hanya menemukan maknanya ketika bertemu mahkota?

*Padahal, jauh sebelum istana berdiri, Sunda sudah bernapas. Sunda tidak lahir dari tembok kerajaan.*

Sunda tumbuh dari tanah yang diolah para karuhun, dari bahasa yang lembut namun tegas, dari tata krama yang mengajarkan hormat bahkan sebelum mengenal politik kekuasaan.

Bacajuga:Sinergi dan Pembinaan Menuju Pariwisata Unggul: Kadis Disparpora Drs. Aam Rahmat Selamet, M.Pd. Kunjungi Tasik Selatan

*Menghormati Pajajaran bukan kesalahan. Mengagumi Prabu Siliwangi juga bukan dosa kultural.*

Namun menjadi tidak adil, jika seluruh kebesaran Sunda dipersempit hanya menjadi nostalgia istana.

*Karena Sunda bukan hanya kisah para raja, tetapi juga kisah rakyat yang menjaga nilai ketika kekuasaan berganti-ganti.*

Peradaban luhur Sunda tidak semata-mata tentang siapa yang duduk di singgasana.

Sunda adalah tentang cara manusia memuliakan sesama, tentang menjaga harmoni dengan alam dan tentang kebijaksanaan sebelum kekuasaan.

*Pajajaran adalah salah satu bab yang agung, tetapi Sunda adalah keseluruhan kitabnya. Dan kitab yang besar tidak boleh dibaca hanya dari satu halaman.*

# *SALAM : SUNDA TIDAK BUTUH MAHKOTA UNTUK MENJADI MULIA*

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga