Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerandaSinergi Pemerintah dan Masyarakat: Gerakan Indonesia ASRI Wujudkan Tasikmalaya Berkelanjutan

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat: Gerakan Indonesia ASRI Wujudkan Tasikmalaya Berkelanjutan

Penulis: Wahid MA | Korwil lintaspasundannews.com

TASIKMALAYA –23/5/2026 Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI – Aman, Sehat, Resik, dan Indah – di Ruas Jalan Lingkar Utara pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata kebijakan pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai integritas, komitmen, dan gotong royong. Acara berlangsung dengan kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, figur publik dan seniman ternama yang kini mengemban amanah sebagai pejabat daerah, sekaligus dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Toni Antoni, ST., MSi., didampingi seluruh jajaran aparatur sipil negara di lingkungan dinas terkait.

Secara operasional, kegiatan ini mencakup pembersihan ruang publik, pemangkasan vegetasi liar, penataan lanskap, dan pemeliharaan fasilitas jalan yang menjadi akses utama serta wajah kota. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam semangat kesetaraan dan kekeluargaan, mencerminkan prinsip pelayanan prima dan semboyan Bangga Melayani Bangsa. Kehadiran pimpinan daerah secara langsung di lokasi kegiatan bukan sekadar simbolis, melainkan penegasan bahwa pemeliharaan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari jenjang kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan.

Dalam paparan dan pernyataan resminya, Toni Antoni, ST., MSi. menegaskan dimensi strategis dari gerakan ini, yang tidak terbatas pada aspek fisik semata, namun menyentuh aspek sosial-budaya dan kelembagaan.

Bacajuga:Rembuk Stunting: Desa Margalaksana Teguhkan Komitmen Pertahankan Capaian Emas Bebas Stunting  

“Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang dilaksanakan hari ini bertujuan mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Namun, di samping pencapaian kebersihan dan keindahan secara fisik, substansi terpenting dari kegiatan tanggal 22 Mei 2026 ini adalah upaya mengembalikan kemanunggalan erat antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga serta memelihara lingkungan hidup. Hal ini merujuk pada tradisi dan kebiasaan yang telah terbangun kuat sebelum era tahun 2000-an, di mana budaya Jumat Bersih atau Jumsih tumbuh sebagai kesadaran kolektif, bukan didasari keterpaksaan akibat himbauan atau instruksi semata. Hal demikian krusial dibangun kembali agar kepedulian lingkungan dapat berlangsung secara kontinyu dan menjamin keberlanjutan tata kelola lingkungan di Kota Tasikmalaya,” ungkap Toni Antoni.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran atau perangkat teknis, melainkan pada rekonstruksi modal sosial dan kesadaran warga. Kehadiran Wakil Wali Kota Diky Candra turut memperkuat pesan tersebut: sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat, kehadirannya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga, serta menginspirasi partisipasi luas.

Secara empiris, kegiatan ini menghasilkan perubahan signifikan pada penampilan fisik Ruas Jalan Lingkar Utara yang kini tampil lebih tertata, bersih, dan nyaman. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen DPUTR Kota Tasikmalaya dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek infrastruktur, ekologi, dan sosial budaya. Pemerintah Kota Tasikmalaya bertekad menjadikan gerakan ini sebagai agenda rutin dan berkelanjutan, guna memelihara warisan budaya gotong royong sekaligus menjamin kualitas lingkungan hidup yang layak bagi seluruh warga.

Kegiatan ini menjadi rujukan penting bahwa tata kelola lingkungan yang efektif hanya dapat tercapai jika dibangun atas dasar sinergi, kesadaran, dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan nasional.

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga