Kabupaten Tasikmalaya Lintaspasundannewa._Santunnya Pemimpin, Beraninya Nyai Tangulun_
Kemarin saya hanya niat bersalaman.
Baru sekali bertemu langsung, sekadar salam di keramaian.
Tapi entah kenapa, langkah saya tiba-tiba _ngarah_ ke beliau.
Minta izin berfoto. Lancang? Mungkin.
Tapi beliau tersenyum begitu santun, beradab, beretika.
Meladeni dengan hangat tanpa sekat. Selfie pun beliau izinkan.
*Saya baru sadar kemudian: Beliau adalah Wakil Gubernur Jawa Barat.*
Bacajuga:DUA PENDEKAR PENA TASIKMALAYA,BIKIN KOLONIAL BELANDA DAN JEPANG SEGAN
*MasyaAllah…*
Ternyata bukan saya yang lancang. *Leluhur yang nyarengan.*
Karuhun Limbangan yang _nuntun_ langkah saya, agar suara Indung Garut sampai.
Agar *Gondang Buhun, Jibrut, Badawang, Cigawiran* tidak hanya bunyi di Limbangan, tapi terdengar sampai Gedung Sate.
*Salam hormat dan tulus untuk Bapak Wakil Gubernur Jawa Barat.*
Terima kasih sudah mengajarkan kami:
*Pemimpin besar itu tidak menjaga jarak, tapi menjaga hati.*
*Jabatan boleh tinggi, tapi adab tetap di bumi.*
Foto ini saya abadikan.
Bukan untuk pamer, tapi untuk pengingat:
*Perjuangan budaya Limbangan sudah direstui.*
*Sudah sampai ke telinga pemimpin. Sudah diridoi karuhun.*
_Dung… dung…_ Gondang Buhun Limbangan menabuh syukur.
_Hatur nuhun, Bapak Wagub. Mugi Gusti ngaberkahan Jabar._
*#NyaiTangulun #Limbangan #GondangBuhun #JabarRahayu*



