Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerandaDARI KERESAHAN MENUJU SOLUSI: LANGKAH BERNILAI FIKRI ANSORI LINDUNGI INFRASTRUKTUR DAN KESLAMATAN...

DARI KERESAHAN MENUJU SOLUSI: LANGKAH BERNILAI FIKRI ANSORI LINDUNGI INFRASTRUKTUR DAN KESLAMATAN MASYARAKAT

TASIKMALAYA–Lintaspasundannews.com.Di tengah keresahan yang melanda masyarakat terkait kondisi jalan yang semakin memprihatinkan, hadir sebuah kepastian yang menenangkan. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Fikri Ansori, membuktikan bahwa fungsi legislasi bukan hanya sekadar pengawasan, melainkan juga pencari jalan keluar yang nyata. Hal ini diungkapkannya usai mendampingi langsung kegiatan monitoring yang dilakukan Dishubkominfo di ruas Jalan Gunung Sari dan Tawangbanteng, Kamis (07/05/2026).

Sebagai putra daerah yang dekat dengan rakyat, Fikri Ansori menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat harus mampu menerjemahkan keluhan menjadi kebijakan yang bermanfaat.

Bacajuga:CUPU MANIK ASTAGINA JATINING ACI SUNDA(Asep Fadil,2 Mei 2026)

“Kami turun ke lapangan bukan sekadar melihat kondisi, tapi untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Jalan yang rusak parah ini tidak bisa lagi ditangani dengan cara-cara biasa. Diperlukan langkah tegas dan luar biasa untuk menghentikan kerusakan yang semakin meluas,” ujar Fikri dengan penuh keyakinan.

Menurut analisisnya, pemasangan portal penegak berat adalah solusi paling logis dan efektif. Ini adalah benteng pertahanan utama untuk membatasi kendaraan overloading yang selama ini menjadi biang kerok kerusakan infrastruktur vital tersebut.

Menjawab keraguan mengenai ketersediaan anggaran, Fikri Ansori memberikan jaminan yang sangat mengesankan. Ia menegaskan kesiapannya, baik secara personal maupun institusi, untuk mem-backup dana yang dibutuhkan.

“Keselamatan dan kenyamanan bersama tidak boleh terhambat oleh masalah administrasi atau keterbatasan anggaran. Jika saat ini belum tersedia, saya siap memastikan dana tersebut terpenuhi. Tidak ada alasan untuk menunda kebaikan bagi masyarakat,” tegasnya.Lebih dari sekadar janji, Komisi III di bawah langkah strategisnya juga siap menerbitkan Nota Komisi. Sebuah payung hukum yang kuat untuk memastikan program ini tidak berhenti menjadi wacana, melainkan segera bergerak menuju tahap realisasi tanpa hambatan birokrasi.

Dalam menentukan titik lokasi pemasangan, Fikri Ansori menunjukkan kedewasaan berpikir dengan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada aspirasi tokoh masyarakat dan pemerintah desa. Kepercayaan ini diberikan agar solusi yang hadir nantinya benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Langkah berani dan visioner ini menjadi angin segar yang luar biasa, sekaligus menjadi jawaban manis bagi masyarakat yang berencana menggelar audiensi pada Senin, 11 Mei 2026 mendatang. Kini, harapan akan jalan yang lebih baik dan aman bukan lagi sekadar permintaan, melainkan sebuah janji terhormat yang sedang menunggu waktu untuk menjadi kenyataan

( Oleh: Wahid MA ( korlip )

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga