Kamis, April 30, 2026
BerandaBerandaKasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Bukan AIB Jelas...

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Bukan AIB Jelas Kriminal ” (lowsophisticationcovertaction)

Lintaspasundannews.SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA.(19 APRIL 2026) ~ Narasi “dendam pribadi” dalam kasus penyiraman air keras ini justru memunculkan tanda tanya besar di tengah publik. Sulit diterima “akal sehat”, ketika disebut persoalan personal, namun para oknum yang terlibat disebut tidak saling mengenal. Jika penjelasan resmi terus dipaksakan tanpa transparansi, maka yang rusak bukan hanya kepercayaan masyarakat, tetapi juga wibawa institusi negara sendiri.

Rakyat tidak membutuhkan pembelaan kosong atau ajakan menutup aib, melainkan kejujuran, penegakan hukum, dan keteladanan dari para petinggi yang seharusnya menjaga rasa aman, bukan menambah ketakutan. Ketika kebenaran terasa dikaburkan, masyarakat semakin merasa dibodohi oleh kekuasaan yang semestinya melindungi mereka.

Seperti dikatakan ahli dari berbagai keilmuan:

Bacajuga:WANGSIT PAJAJARAN ANYAR Disusun ku:H.Ahmad Wasri Budayawan Jawa Barat

• Ibnu Khaldun menegaskan bahwa ketika penguasa lebih sibuk menjaga citra daripada menegakkan keadilan, maka benih keruntuhan negara mulai tumbuh dari dalam. Dalam pandangannya, kekuasaan yang kehilangan moral akan merusak asabiyyah (kepercayaan sosial dan solidaritas rakyat).

• Jika dikaitkan istilah modern, dalam hukum dapat disebut abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) atau obstruction of justice bila menghalangi kebenaran.

• Dalam sudut medis-psikologis bisa dikaitkan dengan moral disengagement, yaitu keadaan ketika seseorang membenarkan tindakan salah demi kepentingan jabatan atau kelompok.

Kesimpulannya: Bilamana kekuasaan dipakai untuk menutupi kesalahan, membangun narasi yang sulit dipercaya, dan mengabaikan rasa keadilan masyarakat, maka yang runtuh bukan hanya citra pejabat, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara. Seperti diperingatkan Ibnu Khaldun, kerusakan sebuah kekuasaan sering bermula dari hilangnya moral, kejujuran, dan tanggung jawab para pemimpinnya sendiri.

IWAN SINGADINATA.
(KONTRIBUTOR BERITA DAERAH)
TINGGAL DI KAMPUNG TERPENCIL DARI DESA TERTINGGAL.
#MARKASBESARTENTARANASIONALINDONESIA,#MENTERIPERTAHANANKEAMANAN,#PANGLIMATNI,#PARAKEPALASTAFTNI,#MARKASBESARKEPOLISIANNEGARAREPUBLIKINDONESIA,#KAPOLRI,#KABAIS,#KONTRAS,#PENGGIATHAKAZASIMANUSIA,#ANDRIEYUNUS,#PUBLIK,#SEMUAORANG,#SOROTANTAJAM,#FYP,#VIRAL,#INDONESIANTOPOFTHEWORLD,#MASYARAKATINDONESIA

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga