Tasikmalaya, Lintaspasundan-news | Prestasi membanggakan ditorehkan dua siswi MA Negeri 2 Tasikmalaya, yakni Rindu Ghaida Rohadatul Aisi dan Saskia Meidina. Keduanya tergabung dalam Tim SKARI dan berhasil lolos sebagai finalis B-BRAVE Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Jum’at 11/9/2026.
Dalam ajang tersebut, Tim SKARI mengusung penelitian berjudul “Peran Gender Masyarakat Adat dalam Konservasi Hutan Larangan Kampung Naga: Analisis Perspektif Feminist Political Ecology untuk Mendukung Kebijakan Pemulihan Ekosistem di Jawa Barat.”

Rindu Ghaida Rohadatul Aisi, siswi MA Negeri 2 Tasikmalaya yang berasal dari Desa Naggerang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk melihat secara lebih dekat peran masyarakat adat, khususnya perempuan, dalam menjaga lingkungan dan mempertahankan nilai-nilai adat di Kampung Naga.
Menurut Rindu Ghaida Rohadatul Aisi, berdasarkan hasil wawancara dengan perempuan masyarakat adat Kampung Naga, perempuan pada umumnya berperan sebagai ibu rumah tangga. Peran tersebut tidak dianggap sebagai suatu masalah, melainkan sudah menjadi bagian dari tatanan kehidupan masyarakat adat yang dijalankan secara turun-temurun.
“Perempuan juga memiliki peran dalam kehidupan lingkungan, seperti menjaga kebersihan, mengelola kebutuhan rumah tangga dengan tetap memperhatikan kelestarian alam, serta mengajarkan nilai-nilai adat dan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak,” ujar Rindu Ghaida Rohadatul Aisi.

Ia menjelaskan, peran perempuan tersebut menjadi salah satu aspek penting yang dikaji dalam penelitian Tim SKARI, terutama untuk melihat hubungan antara kehidupan sosial masyarakat adat dengan upaya menjaga keberlangsungan ekosistem Kampung Naga.
Penelitian ini juga mengkaji bagaimana pembagian peran antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat adat dapat memberikan kontribusi terhadap konservasi Hutan Larangan Kampung Naga serta mendukung kebijakan pemulihan ekosistem di Jawa Barat.
Lolosnya Rindu Ghaida Rohadatul Aisi dan Saskia Meidina sebagai finalis B-BRAVE 2026 menjadi kebanggaan bagi MA Negeri 2 Tasikmalaya. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelajar daerah mampu mengangkat persoalan lokal menjadi sebuah penelitian yang memiliki perspektif dan manfaat lebih luas.
*Aris



