Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerandaDewi Mutiarasari: Sang Mutiara Desa Sinagar yang Berkilau, Menanti Perhatian dan Dukungan...

Dewi Mutiarasari: Sang Mutiara Desa Sinagar yang Berkilau, Menanti Perhatian dan Dukungan Penuh Bupati Tasikmalaya

Oleh wahid MA
Korwil lintaspasundannews.com
TASIKMALAYA, 20 Mei 2026 – Di balik keindahan dan ketenangan suasana pedesaan di wilayah Kecamatan Sukaratu, tepatnya di Desa Sinagar, tersimpan sebuah potensi luar biasa yang merupakan aset berharga bagi seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya. Ia bagaikan sebutir mutiara murni yang tumbuh dan tersimpan indah di tengah masyarakat sederhana, namun kilau prestasinya telah menembus batas wilayah hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Sayangnya, hingga saat ini belum banyak yang mengetahui secara mendalam seberapa besar dedikasi dan capaian gemilang yang telah diraih oleh sosok muda cantik ini.

Ia adalah Dewi Mutiarasari, putri ketiga dari Bapak Ukay Sukarso, seorang abdi masyarakat yang mengabdi sebagai perangkat desa di Desa Sinagar. Sosok Dewi hadir sebagai bukti nyata bahwa bibit-bibit unggul dan talenta terbaik bangsa lahir dan tumbuh subur bukan hanya di pusat kota, melainkan juga di pelosok-pelosok desa yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Kabupaten Tasikmalaya. Profil dan perjalanan hidup Dewi ini disajikan secara khusus oleh Wahid Ma, seorang pemerhati sekaligus jurnalis yang telah menelusuri jejak langkah dan rekam jejak prestasinya dengan saksama.

Bacajuga:WANGSIT KA SABELAS,MIHARTI HIJI WANGSIT PIKEUN KAWALAGRIAN NAGRI,KARAHARJAAN BANGSA JEIUNG NAGARA Disusun ku : Ki ACEP AAN

Tujuan utama dari dituliskannya kisah perjalanan hidup dan prestasi Dewi Mutiarasari ini adalah bukan sekadar untuk memberi informasi, melainkan sebagai bentuk harapan besar dan seruan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Penulis berkeyakinan penuh bahwa keberadaan Dewi adalah kebanggaan bersama, yang secara tidak langsung sedang membawa nama baik, mengangkat citra positif, dan mengharumkan nama Pendidikan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Kabupaten Tasikmalaya di berbagai ajang bergengsi. Lebih dari itu, tulisan ini ditujukan secara khusus dan spesifik kepada Bapak Bupati Tasikmalaya, DR. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.Ap., agar Beliau berkenan melirik, memperhatikan, dan memberikan perhatian serta dukungan yang selayaknya diberikan kepada putri daerah berprestasi ini.
Lahir di Tasikmalaya pada tanggal 05 April 2006, Dewi Mutiarasari kini telah tumbuh menjadi sosok wanita muda yang cerdas, tangguh, dan berprestasi. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Siliwangi, salah satu perguruan tinggi ternama di wilayah ini, tepatnya di Program Studi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Di sela-sela kesibukannya menuntut ilmu demi masa depan yang cerah, Dewi membuktikan bahwa ia mampu membagi waktu dan fokusnya untuk mengukir prestasi di bidang olahraga bela diri karate. Ia bukan sekadar menekuni hobi, melainkan menjadikannya sebagai wadah untuk berjuang, berkompetisi, dan membuktikan bahwa putri daerah Tasikmalaya memiliki kualitas juara.

Darah perjuangan yang diwariskan dari ayahnya, Bapak Ukay Sukarso yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam mengabdi pada desa, tampak mengalir deras dalam nadinya. Sikap sederhana, rendah hati, namun memiliki semangat baja adalah ciri khas Dewi yang membuatnya semakin istimewa. Di bawah rambut hitamnya dan senyum manisnya, tersimpan mental juara yang telah ditempa lewat latihan keras, keringat, dan pengorbanan waktu serta tenaga yang tak terhitung jumlahnya.

Rekam jejak prestasi Dewi Mutiarasari tercatat sangat mengesankan dan terus menunjukkan grafik kenaikan yang positif dari tahun ke tahun, membuktikan konsistensi dan kualitasnya yang semakin terasah:

– Tahun 2022, menjadi awal kebangkitan namanya di panggung besar. Ia berhasil menyabet Juara 3 kategori Junior Kumite -48 Kg Putri pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) INKAI Jawa Barat. Tak berhenti di tingkat provinsi, di tahun yang sama, Dewi membuktikan kemampuannya di kancah nasional dengan meraih Juara 3 di kelas dan kategori yang sama, yaitu Junior Kumite -48 Kg Putri, pada Kejuaraan Piala Menpora RI Tahun 2022. Ini adalah langkah besar yang membawanya bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.
– Tahun 2023, Dewi semakin mengukuhkan posisinya sebagai atlet andalan. Ia kembali membawa pulang penghargaan bergengsi dengan meraih Juara 3 Junior Kumite -48 Kg Putri dalam ajang IPDN Karate Open Championship Sirkuit III Forki Jawa Barat. Prestasi ini menegaskan bahwa nama Dewi Mutiarasari selalu menjadi pesaing yang harus diperhitungkan di setiap kejuaraan yang ia ikuti.
– Tahun 2025, menjadi tahun di mana sayap kepak prestasinya semakin melebar dan menembus batas yang lebih luas. Di ajang UPN “Veteran” Yogyakarta Open Karate Championship 2025, ia tampil gemilang dan berhasil meraih Juara 2 Universitas Kumite -50 Kg Putri, membawa nama almamaternya serta nama Kabupaten Tasikmalaya harum di tanah Yogyakarta. Puncak pencapaian di tahun ini tercatat sangat istimewa, di mana Dewi berhasil menembus level internasional dengan meraih Juara 3 kategori U21 Putri – 55 Kg pada Kejuaraan Series 7-2025 Senkaido Open International Karate Championship, sebuah ajang bergengsi yang memegang Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Di sini, Dewi bertanding melawan atlet dari berbagai negara dan membuktikan bahwa putri Tasikmalaya mampu bersaing di level dunia.
– Tahun 2026, di tahun ini, di tanah kelahirannya sendiri, Dewi kembali menegaskan dominasinya. Ia berhasil meraih Juara 2 Kumite Perorangan Under 21-50 Kg Putri pada ajang Tasikmalaya Karate Open Tournament 2026. Prestasi ini semakin melengkapi koleksi pialanya sekaligus menjadi bukti bahwa meski telah menembus kancah internasional, ia tetap berjuang keras dan menjaga nama baik daerah asalnya di kompetisi lokal.

Dewi Mutiarasari adalah representasi nyata dari potensi besar pemudi Kabupaten Tasikmalaya. Ia adalah aset daerah yang nilainya tak terukur, yang jika terus didukung dan diasah dengan baik, akan mampu membawa nama Kabupaten Tasikmalaya ke kancah-kancah yang jauh lebih prestisius, termasuk ke tingkat ASEAN, Asia, bahkan Olimpiade. Namun, di balik segala kemegahan piala dan medali yang ia raih, tersimpan kisah perjuangan mandiri yang patut disoroti. Ia berjuang atas dasar kemauan sendiri, dukungan keluarga, dan semangat cinta olahraga, namun belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah daerah sebagaimana yang seharusnya diterima oleh seorang atlet berprestasi pembawa nama daerah.

Bacajuga:TINGKATKAN KESIAGAAN INSIDEN SIBER, PANGANDARAN-CSIRT SUKSES RAMPUNGKAN UJI KOMUNIKASI GOV-CSIRT 2026

Oleh karena itu, melalui tulisan profil ini, penulis dan masyarakat luas menyampaikan harapan yang sangat besar dan mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya kepada Bapak Bupati Tasikmalaya, DR. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.Ap. Besar harapan kami agar Bapak Bupati berkenan melihat sosok berharga ini, memberikan perhatian khusus, serta memberikan dukungan nyata baik dalam bentuk fasilitas latihan, pembinaan berkelanjutan, apresiasi, maupun dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan DR. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.Ap. ini menjadi sangat krusial dan berarti. Hal ini bukan hanya sekadar penghargaan bagi Dewi Mutiarasari atas kerja kerasnya selama ini, melainkan juga sebagai bentuk investasi bagi masa depan olahraga daerah, serta dorongan moral agar “mutiara Desa Sinagar” ini terus bersinar, semakin berprestasi, dan tak henti mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya di mata Indonesia maupun dunia. Dewi Mutiarasari ada, ia berprestasi, dan ia siap membawa nama Tasikmalaya lebih tinggi lagi — cukupkanlah sudah ia tersembunyi, saatnya kilau prestasinya didukung dan dimuliakan oleh daerahnya sendiri.

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga