Oleh: Wahid MA
Editor • lintaspasundannews.com
Tasikmalaya, 30 Agustus 2026 — Waktu terus berjalan, namun semangat kemerdekaan tak pernah lekang oleh waktu. Hal inilah yang dibuktikan oleh Gabungan Wartawan Tasikmalaya (GAWAT), organisasi profesi yang sejak lama hadir bukan sekadar menyatukan insan pers, melainkan menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum, Kang Aji Suhendar, GAWAT kembali menggelar peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke‑81 di Kampung Cibodas, RT 03/04 RW 09, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya — sebuah perayaan yang tak sekadar seremonial, melainkan perwujudan nyata cinta tanah air.
Meski tanggal 17 Agustus telah berlalu, semangat proklamasi tetap membara di hati warga. Kegiatan yang digagas langsung oleh Kang Aji Suhendar ini menghadirkan beragam perlombaan yang meriah dan disukai warga, namun tetap menjadikan jalan santai sebagai momen utama yang paling dinanti dan menyatukan hati seluruh peserta. Rute yang dilalui pun penuh makna, seolah menelusuri benang merah kebersamaan: dimulai dari titik kumpul Cibodas, bergerak melalui Depok, Golempang, Nagrog, Cipajaran, Pasir Angin, Cipeusar, Cidahu, hingga kembali ke titik awal di Cibodas. Langkah kaki yang diayunkan bersama bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol persatuan — menyatukan berbagai wilayah dan warga dalam satu langkah, satu semangat, dan satu tekad menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Usai rangkaian perlombaan yang berlangsung penuh kegembiraan, suasana semakin hidup dengan pembagian hadiah yang disambut antusiasme peserta. Puncak acara ditutup dengan penampilan istimewa dari grup musik legendaris Kharisma Entertainment di bawah pimpinan Kang Ente Suhartono. Irama musik khas daerah yang dibawakannya berhasil menyatukan seluruh peserta dalam kegembiraan yang sederhana namun bermakna mendalam — sekaligus bentuk apresiasi terhadap potensi seni dan budaya lokal yang menjadi kekayaan masyarakat Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Kang Aji Suhendar menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak, terutama para donatur, yang telah mendukung terselenggaranya acara ini sehingga berjalan lancar dan penuh keberkahan.
“Peringatan ke‑81 ini tidak pernah membuat kami berhenti untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya sesama rekan media. Keberadaan organisasi ini bukan hanya tentang menyatukan para wartawan dari berbagai redaksi, melainkan memberikan teladan nyata kepada masyarakat bahwa peran profesi media tidak terbatas pada karya tulis semata. Lebih dari itu, kami harus memiliki kepekaan sosial, kepedulian, dan di atas segalanya — selalu menghargai jasa-jasa pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan ini kepada kita,” tegas Kang Aji Suhendar dengan penuh keyakinan.
Bule, Sekretaris Forum GAWAT, menyampaikan harapannya dengan tulus: “Sebagai bagian dari keluarga besar GAWAT, saya merasa bersyukur melihat semangat kebersamaan yang begitu kuat terjalin di antara kita semua. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan ini tidak hanya berjalan sukses dan lancar hingga penutup, namun juga meninggalkan jejak kebaikan yang abadi. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terbangun saat ini terus kita jaga dan kembangkan, menjadi fondasi yang kokoh bagi setiap langkah GAWAT ke depan dalam mengabdi kepada masyarakat.”
Di kesempatan yang sama, Deni — yang akrab disapa Safa Eyang — menyampaikan apresiasi yang mendalam dan tulus: “Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus, anggota, dan pihak yang telah berjuang mewujudkan acara ini. Terlalu indah melihat warga dari berbagai kampung berdatangan dengan sukacita, berjalan bersama, dan merayakan kemerdekaan dalam kebersamaan. Ini membuktikan bahwa GAWAT bukan sekadar organisasi profesi, melainkan rumah yang hangat bagi masyarakat. Semoga semangat yang hari ini terlihat begitu nyata terus menyala, dan setiap langkah ke depan senantiasa diridhoi serta membawa manfaat yang luas bagi seluruh warga Tasikmalaya.”
Kegiatan ini berakhir dengan penuh kehangatan, meninggalkan kesan bahwa semangat Proklamasi bukan hanya dirayakan satu hari dalam setahun, melainkan dijaga, dihayati, dan diamalkan setiap saat — sebagaimana langkah kaki yang menyatukan Depok, Golempang, Nagrog, Cipajaran, Pasir Angin, Cipeusar, Cidahu, dan kembali ke Cibodas, menjadi simbol bahwa kebersamaan dan persatuan adalah fondasi utama tegaknya negara. Gabungan Wartawan Tasikmalaya (GAWAT), di bawah kepemimpinan Kang Aji Suhendar, terus berkomitmen untuk menjadi organisasi yang tidak hanya kuat di bidang profesi, tetapi juga peka terhadap kebutuhan sosial**



