Jumat, September 11, 2026
BerandaBerandaKemenag Kabupaten Tasikmalaya Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Gebyar 17-an dan Gerak...

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Gebyar 17-an dan Gerak Jalan Kerukunan

Lintaspasundan-news, TASIKMALAYA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Gebyar 17-an dengan penuh semangat kebersamaan dan kerukunan, Sabtu (15/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Gerak Jalan Kerukunan yang diikuti oleh keluarga besar Kemenag Kabupaten Tasikmalaya.

Menariknya, kegiatan tersebut turut melibatkan masyarakat dan penyuluh dari berbagai agama, termasuk penyuluh agama Islam, Kristen, dan Katolik.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta menunjukkan bahwa kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa memandang agama, golongan maupun kelompok.

Usai gerak jalan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan bernuansa pesta rakyat, di antaranya lomba makan kerupuk, mini soccer, voli serta sejumlah perlombaan lainnya.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, H Pajri Adi Nugraha M.IP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kebahagiaan bersama dalam menyambut HUT RI ke-81.

“Ini merupakan bentuk kebahagiaan. Kemerdekaan ini milik semua agama, semua golongan dan semua kelompok. Kementerian Agama hadir untuk menyatukan kelompok-kelompok tersebut,” ujar H Pajri.

Menurutnya, kegiatan peringatan HUT RI tidak hanya dipusatkan di tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Untuk tingkat kabupaten, kegiatan diikuti oleh wilayah Singaparna Raya, sementara di tingkat kecamatan, madrasah dan keluarga besar Kemenag di masing-masing wilayah dapat menyelenggarakan kegiatan serupa.
Ke depan, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya berharap semarak kemerdekaan dapat semakin dirasakan hingga ke tingkat desa dan pelosok daerah.

“Kita berharap ke depan bisa dikelompokkan seluruhnya dan menyisir setiap desa. Artinya, Kementerian Agama hadir di daerah masing-masing. Ada ajengan, penyuluh dan unsur lainnya. Semarak kemerdekaan ini harus terasa sampai ke kampung-kampung,” ungkapnya.

H. Pajri menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan dalam memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Dengan semangat Gerak Jalan Kerukunan dan Gebyar 17-an, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat toleransi, kebersamaan dan persatuan sebagai bagian dari semangat kemerdekaan Republik Indonesia.

*Aris

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga