Selasa, Juli 28, 2026
BerandaBerandaSinergi Lintas Sektor: Fondasi Utama Derajat Kesehatan Masyarakat kecamatan Sukaratu

Sinergi Lintas Sektor: Fondasi Utama Derajat Kesehatan Masyarakat kecamatan Sukaratu

Penulis: Wahid MA
Editor Lintaspasunndannews.com
Kesehatan masyarakat bukan sekadar indikator keberhasilan pelayanan medis, melainkan fondasi utama yang menentukan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan sosial, hingga kemajuan suatu wilayah. Namun tantangan yang dihadapi di lapangan menunjukkan bahwa persoalan kesehatan tidak akan terselesaikan secara utuh jika hanya digerakkan oleh satu pihak saja. Kesadaran inilah yang mendorong UPTD Puskesmas Sukaratu menjadikan kerja sama lintas sektor sebagai pilar utama dalam setiap langkah pelaksanaan programnya.

Menyadari hal tersebut, UPTD Puskesmas Sukaratu menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan—sebuah forum strategis yang dirancang untuk kembali menyelaraskan persepsi, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan langkah terpadu guna menjawab berbagai dinamika kesehatan yang berkembang di Kecamatan Sukaratu. Kegiatan ini pun di buka secara resmi oleh Bpk camat kecamatan SukaratuDgn pemateri utama Dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Sukaratu, Ibu Haji Ani Sumartini, S.ST., kegiatan ini dihadiri Camat Sukaratu, perwakilan unsur keamanan Danramil 1207/Cisayong dan Kapolsek Sukaratu, seluruh Kepala Desa, Ketua TP PKK, jajaran pendidik dari berbagai jenjang, perwakilan KUA, koordinator program keluarga berencana, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan media massa.

Dalam paparannya, Ibu Ani Sumartini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan sangat bergantung pada kekuatan jaring sinergi yang dibangun bersama.

Bacajuga:MILANGKALA PADEPOKAN TRAH KARSID KE-3,PENCERAMAH Ustad H. ASEP UJE KAWALU TASIKMALAYA

“Sinergi lintas sektor adalah fondasi utama yang menjamin derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal. Kesehatan bukan urusan eksklusif tenaga kesehatan semata. Tanpa dukungan penuh dari pemerintah desa, dunia pendidikan, tokoh agama, aparat keamanan, dan partisipasi aktif seluruh warga, program yang paling baik sekalipun akan sulit menyentuh sasaran yang sesungguhnya. Melalui pertemuan ini, kita ingin memastikan setiap pihak memahami perannya, langkah kita selaras, dan tidak ada celah yang terlewat dalam upaya melindungi dan meningkatkan kualitas hidup warga Sukaratu,” tegas Ibu Ani.
Forum ini selanjutnya membahas secara mendalam capaian berbagai program prioritas, mulai dari penanganan stunting, pemantauan status gizi, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi penyakit menular. Seluruh peserta sepakat memperkuat komitmen bersama untuk saling mendukung, baik dari segi kebijakan, sosialisasi, maupun dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di lapangan.

Kehadiran seluruh elemen dalam forum ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan derajat kesehatan adalah tanggung jawab kolektif. Melalui fondasi sinergi yang kokoh ini, diharapkan setiap program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mewujudkan masyarakat Sukaratu yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga