Penulis Ki Acep Aan Kabupaten Tasikmalaya, Lintaspasundnnewa.com
Panglungguhan pasarean Makam Keramat Eyang Pangeran Kusumahdiningrat( Sunan Dago Jawa)terletak di Desa Nanggerang salah satu Desa defenitif yang terletak diKecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat Indonesia.
Rundayan acara,bada magrib ziaroh tawasul dan doa bersama,di Makam Sunan Dago Djawa di lanjut acara seremonial dilapang ,Acara pembukaan ,pembacaan ayat suci Alqu’ran,Solawat,Sambutan-sambutan,dilanjut Tausyiah oleh Dr.KH.Anwar Nasori .
Semua warga kampung padarek hadir ,juga tamu undangan luar kota.Pelaksanakan berjalan tertib dan khidmat
Haul Sunan Dago Djawa yang di peringati pada tahun 2026 ini yang ke-7.Sejatinya beliau Karuhun Kampung Padarek Cigalontang leluhur Sukapura.Bersama Istrinya Ny Rd.Sudarsah trah Prabu Geusan Ulun Sumedang Larang,berputra 5 (lima)putra,salahsatunya Eyang Sareupeun Cibuniagung(Makamnya di Sukaraja)yang menurunkan kesukpuraan.Eyang Sareupeun Cibuniagung berputra Eyang Rd.Entol Wiraha(makam di kaputihan Jatiwaras).Eyang Rd.Entol Wiraha berputra Kanjeng Dalem Rd.Wirawangsa Bupati Sukapura Dalem Wiradadaha ke-1.
Pada tahun 2024,Ki Acep Aan dari Keluarga Besar Rd Ali Santana menghadiri Haul.Waktu itu dihadiri Ketua YPS Rd.Dede Haedar sekaligus penceramah/mubalig,Kepala Desa Nanggerang Agus Suawarlan dan Ki Acep Aan.Saat acara seremonial Haul 2024 Ki Acep Aan memberi sambutan.(Kapasitas Posisi Netral bukan atasnama Yayasa manapun)
Rd.Dede Haedar saat itu membawa bukti surat legalitas hak atas pengelolaan aset-aset di wilayah padarek cigalontang.
“Saat itu pertemuan di salah satu warga , saya menyampaikan amanat kalau itu amanah,jalankan sesuai prosedur penataan yang profesional mengenai pengolaan aset/sawah dan Penunjukan Jupel/juru pelihara yang dibtetapkan oleh yayasan YPS,tapi dikejutkan malam rabu di Acara Seremonial Haul tahun 2026,Kades Nangerang ada permohonan penetapan dari Yayasan,perihal juru pelihara Makam Pangeran Kusumah Dini grat.Hal ini perlu diselesaikan dengan bijak dengan yayasan YPS.Perihal Bagan Silsilah Keturunan Eyang Sunan Dago Jawa seperti yang berada di makam Pasir baganjing Sukaraja apa yang di linta Kades Nangetang perlu di realisasikan oleh perwakilan Yayasan YWPS Pak Aam,Om Heri(yang Hadir Acara)” tutur Acep Aan,S.Ag.Keluarga Besar Rd Ali Santana Cisayong (Trah Rd.Singamanggala bin Dalem Sawidak Sukapura).
Lebih lanjut Ki Acep Aan juga sebagai Budayawan dan pemerhati sejarah,mengatakan bahwa YPS yayasan Pangeraan Sumedang belum optimal melaksanakan amanah:
– Penataan pengelolaan Aset di wilayah Kampung Padarek Cigalontang
– Penetapan SK bagi juru pelihara makam Sunan Dago Djawa dan Ny Rd Sudarsah(sumedang)yang berlokasi di kampung Padarek cigalontang.
Khususnya di Tasikmalaya ,ada beberapa Yayasan berbau/Kesukapuran:
– KWS
– Yayasan YWPS yayasan wakap pusaka sukapura (pemegang aset sawah di Sukaraja dan Manonjaya).
– Yayasan YWPS yayasan wasiat karuhun sukapura
– Yayasan YPAS yayasan payung agung sukapura
“Saya pada posisi netral tidak menjadi pengurus di yayasan yxng disebutkan diatas,berterimakasih kepada Sdr Asep Ridwan,Sdr.Elan, ketua RW bersama warga padarek yang telah bahu,membahu yang telah merawat Makam Pangeran Kusumahdini grat (sunan Dago Djawa) serta atas penyelenggaraan Acara Haul dari tahun ke tahun,termasuk penyelenggaran pada 30 Juni 2026,malam Rabu,berjalan tertib dan khidmat,semoga kebaikan semua,termasuk donatur santunan anak yatim piatu.Semoga amal ibadahnya dibalas oleh Alloh SWT dengan berlipat ganda.Amiin” tutur Acep Aan ,S.Ag.(keluarga Besar Rd.Ali Santana).
Intinya Ki Acep Aan,hadir pada acara malam rabu pada posisi bukan atas nama Yayasan manapun tapi kapasitas tamu,yang senantiasa mempererat tali silaturahhmi persaudaraan trah sukapura.
(A.R.Lintas Pasundan New,30 Juni 2026)



