Lintaspasundan-news, Cikunir– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya resmi menggelar kegiatan Kick Off Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 di Kantor KONI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga sekaligus langkah awal persiapan kontingen Kabupaten Tasikmalaya menghadapi ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh atlet, pelatih, dan manajer dari berbagai cabang olahraga mengikuti tes kesehatan dan tes fisik yang bekerja sama dengan Universitas Siliwangi (Unsil). Tes tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan atlet menjelang Porprov yang akan digelar pada November 2026 mendatang.
Dalam sambutannya Ketua Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si., menyampaikan bahwa tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh atlet, pelatih, dan manajer yang tergabung dalam kontingen Porprov mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini merupakan bentuk perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap para atlet, pelatih, dan manajer. Seluruh kontingen mendapatkan jaminan perlindungan ketenagakerjaan yang diberikan oleh Bupati Tasikmalaya,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya berhasil meloloskan 269 atlet dari 39 cabang olahraga ke Porprov Jawa Barat 2026. Selain itu terdapat 184 pelatih, manajer, dan ofisial, serta 156 nomor pertandingan yang berhasil lolos ke ajang tersebut.
Prestasi ini dinilai mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Bahkan sejumlah cabang olahraga yang selama bertahun-tahun tidak pernah lolos ke Porprov kini berhasil menembus babak kualifikasi.
“Salah satu yang membanggakan adalah cabang olahraga sepak bola. Setelah sekitar 30 tahun menunggu, akhirnya sepak bola Kabupaten Tasikmalaya berhasil lolos ke Porprov. Begitu juga futsal yang mampu tampil sebagai juara grup dan memastikan tiket ke Porprov,” katanya.
Selain peningkatan jumlah atlet yang mencapai sekitar 30 persen, KONI Kabupaten Tasikmalaya juga mencatat sejarah baru karena seluruh atlet yang akan berlaga merupakan hasil pembinaan lokal.
“Tahun ini atlet Kabupaten Tasikmalaya seluruhnya merupakan atlet asli hasil pembinaan daerah. Tidak ada atlet impor dari luar daerah. Ini menunjukkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh para pelatih, manajer, dan pengurus cabang olahraga,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tasikmalaya turut menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet serta bantuan stimulan pembinaan bagi atlet, pelatih, dan manajer. Bantuan tersebut akan diberikan selama enam bulan sebagai bentuk dukungan terhadap persiapan menuju Porprov.
Porprov Jawa Barat 2026 sendiri akan berlangsung di tiga daerah, yakni Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor, selama sekitar satu pekan pada November mendatang.
KONI Kabupaten Tasikmalaya berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan waktu persiapan yang tersisa untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Semoga para atlet dapat meraih hasil maksimal dan membawa prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Tasikmalaya. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.
*Aris



