Lintaspasundan-news, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (03/05/2026) — Ikatan Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kabupaten Tasikmalaya turut ambil bagian dalam Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (FORMASKAB) 2026 dengan menggelar lomba senam kreasi yang melibatkan berbagai peserta dari dalam dan luar daerah.
Ketua IOSKI Kabupaten Tasikmalaya, Andri Septian, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program organisasi yang telah berdiri sejak 2023. Ia menyebut, saat ini IOSKI telah memasuki tahun ketiga dengan komitmen menghadirkan senam sebagai aktivitas yang dapat diikuti masyarakat secara luas dan gratis.
“Senam kreasi ini memang kami hadirkan untuk semua kalangan. Secara nasional ada 22 kategori, namun untuk FORMASKAB kali ini kami sederhanakan menjadi satu kategori umum agar lebih meriah,” ujar Andri.
Menurutnya, awalnya lomba akan dibagi menjadi kategori anak dan dewasa. Namun, karena banyak peserta dewasa yang mengundurkan diri atau mengikuti agenda lain, panitia memutuskan untuk menyatukan kategori agar kompetisi tetap berjalan optimal.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), di mana seluruh induk organisasi olahraga (inorga) diwajibkan menyelenggarakan event sesuai bidang masing-masing.
Dalam penilaian lomba senam kreasi, terdapat beberapa aspek utama yang menjadi perhatian dewan juri. Di antaranya ketuntasan gerakan, kreativitas, kesesuaian antara musik dan gerakan, serta tingkat kesulitan atau unsur ekstrem dalam penampilan.
“Yang membedakan senam kreasi dengan jenis lain adalah unsur ekstremnya, seperti gerakan salto, baling-baling, hingga atraksi angkat tubuh. Ini yang menjadi nilai tambah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andri mengungkapkan bahwa ke depan IOSKI berencana mengembangkan kegiatan serupa ke daerah lain seperti Pangandaran dan Garut. Ia juga menyebut, saat ini sudah ada peserta dari luar Kabupaten Tasikmalaya yang turut berpartisipasi, termasuk dari Pangandaran.
“Ke depan kami ingin memperluas jangkauan. Bahkan mungkin nanti ada peserta dari Tasik yang tampil di Pangandaran, begitu juga sebaliknya,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua KORMI Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin. Andri menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan senantiasa dikoordinasikan dengan pihak KORMI.
Ia berharap melalui ajang ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga, khususnya senam kreasi yang dinilai fleksibel dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan.
“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya semakin sehat dan antusias mengikuti senam kreasi di event-event selanjutnya,” pungkasnya.
*Aris



