Sariwangi, Lintaspasundan-news — Masyarakat Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, menyambut penuh rasa syukur atas dilaksanakannya rekonstruksi dan pengaspalan Jalan KH Umar Sanusi pada tahun 2026.
Jalan yang menjadi salah satu akses penting masyarakat tersebut sebelumnya diketahui telah cukup lama tidak mendapatkan pengaspalan. Bahkan, menurut Kepala Desa Sirnasari, Elit Popo Mustofa, ruas jalan tersebut terakhir kali mendapat pengaspalan sekitar 19 tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan Elit Popo Mustofa saat ditemui di lokasi pelaksanaan pengaspalan Jalan KH Umar Sanusi, Sabtu (5/9/2026).
“Saya sebagai kepala desa sangat bersyukur, alhamdulillah. Kurang lebih sekitar 19 tahun jalan ini sudah pernah diaspal, dan sekarang pada tahun 2026 kembali ada perbaikan jalan,”ujarnya.
Jalan KH Umar Sanusi merupakan akses yang cukup vital karena membentang dan menghubungkan sejumlah wilayah, mulai dari Desa Sukamanah hingga Jayapura.
Keberadaan jalan tersebut dinilai memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat, khususnya warga Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, hingga wilayah Kecamatan Cigalontang.
Elit menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Bupati Tasikmalaya serta dinas terkait yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
“Alhamdulillah, saya selaku kepala desa sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati, dinas-dinas terkait, serta semua pihak dan rekan-rekan yang selama ini mendukung dan mensupport. Masyarakat sangat bersyukur atas adanya perbaikan jalan ini,”katanya.
Menurutnya, pembangunan Jalan KH Umar Sanusi tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Sirnasari, tetapi juga masyarakat secara luas di Kecamatan Sariwangi dan Kecamatan Cigalontang yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya rekonstruksi jalan pada tahun 2026 ini, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih nyaman, aman, dan mampu menunjang kegiatan perekonomian warga.
Meski demikian, Elit menekankan pentingnya pemeliharaan jalan setelah pembangunan selesai. Ia berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat, dapat bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Harapan saya ke depan, infrastruktur ini bukan hanya diperbaiki, tetapi harus kita pelihara dan dirawat bersama,”pungkasnya.
Rekonstruksi Jalan KH Umar Sanusi sendiri dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dengan nilai anggaran mencapai Rp4.360.517.506. Pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Pinjaman Daerah Kabupaten Tasikmalaya dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
*Aris




