TASIKMALAYA Lintaspasundan-news – Program Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN Budimulya mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, orang tua siswa, hingga masyarakat sekitar. Sabtu 5/9/2026.
Revitalisasi yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai bantuan sebesar Rp611.445.797 dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 19 Agustus hingga 16 Desember 2026.
Kepala SDN Budimulya, Beni Robiansyah, selaku penanggung jawab kegiatan revitalisasi, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi kabar yang sangat menggembirakan, terutama bagi para siswa dan orang tua. Pasalnya, selama lebih dari dua tahun terakhir, kegiatan pembelajaran harus dilaksanakan dengan menumpang di Madrasah Diniyah terdekat akibat kondisi sarana sekolah yang belum memadai.
“Alhamdulillah, kami sangat antusias ketika pertama kali mendapat kabar bahwa sekolah kami mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah. Antusias masyarakat, terutama orang tua, sangat terlihat karena anak-anak kami sudah lebih dari dua tahun harus melaksanakan pembelajaran dengan menumpang di Madrasah Diniyah terdekat,” ujar Beni.
Ia mengatakan, pihak sekolah bersama Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan program tersebut demi memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik.
“Kami ingin anak-anak kembali memiliki tempat belajar yang aman, nyaman, tenteram dan layak untuk proses pembelajaran,”katanya.
Dalam program revitalisasi tersebut, SDN Budimulya mendapatkan pembangunan dua ruang kelas baru, rehabilitasi satu ruang administrasi, pembangunan satu paket WC, Tembok Penahan Tanah (TPT) serta pemagaran lingkungan sekolah.

Sebelumnya, pihak sekolah sempat mengajukan pembangunan dua lantai yang direncanakan untuk ruang laboratorium dan perpustakaan. Namun, sesuai dengan skala prioritas pemerintah, bantuan revitalisasi lebih difokuskan pada penyediaan ruang belajar yang layak bagi siswa.
Beni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang telah memberikan perhatian serta kepercayaan kepada SDN Budimulya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah melalui Kemendikdasmen dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang telah memfasilitasi dan memberikan kepercayaan kepada P2SP di lingkungan sekolah kami,”ucapnya.
Selain meningkatkan sarana pendidikan, pelaksanaan revitalisasi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Pihak sekolah melibatkan tenaga kerja dari lingkungan sekitar sekolah dalam proses pembangunan.
“Para pekerja yang direkrut berasal dari wilayah sekitar. Mudah-mudahan kegiatan ini juga dapat membantu dan mendorong perekonomian masyarakat,”tambahnya.
Ke depan, Beni berharap hadirnya sarana dan prasarana baru dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan belajar serta peningkatan prestasi siswa SDN Budimulya.
“Harapan kami, siswa benar-benar dapat merasakan tempat belajar yang nyaman dan layak. Mudah-mudahan revitalisasi ini juga berdampak baik terhadap prestasi anak-anak serta menjadi motivasi bagi para guru dan kami sebagai pendidik untuk terus memberikan yang terbaik, karena pendidikan yang layak adalah hak setiap anak,”pungkasnya.
Program revitalisasi SDN Budimulya ini menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di lingkungan sekolah tersebut, setelah para siswa selama lebih dari dua tahun menjalani proses belajar di lokasi sementara.
*Aris



