Jumat, September 11, 2026
BerandaBerandaPagelaran Seni Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Giri Kencana, Dorong...

Pagelaran Seni Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Giri Kencana, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Warga

Lintaspasundan-news, PARUNGPONTENG – Pemerintah Desa Giri Kencana, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, akan menggelar Pagelaran Seni Budaya Minggu 30 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kamis 27/08/2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Kepala Desa Giri Kencana sekaligus penyelenggara kegiatan, Roba’i, mengatakan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, terutama para orang tua dalam mengenalkan budaya kepada generasi penerus.

“Budaya harus kita jaga, kita lestarikan dan kita kembangkan. Kalau bukan kita yang peduli terhadap budaya sendiri, siapa lagi yang akan mengingatkan anak-anak muda?”ujar Roba’i.

Menurutnya, Indonesia memiliki keberagaman suku dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Melalui kegiatan seni budaya, masyarakat juga dapat saling mengenal dan mempererat silaturahmi antarwilayah.

Pagelaran tersebut menampilkan berbagai kesenian tradisional, di antaranya jaipongan, pencak silat, seni tari, angklung, kasidah serta berbagai pertunjukan seni lainnya.

Namun demikian, pihak desa memberikan batasan terhadap kesenian yang dinilai memiliki risiko keselamatan. Salah satunya adalah pertunjukan debus yang tidak diperbolehkan digelar di lokasi kegiatan.

“Kalau seni budaya yang tidak berbahaya, silakan dilaksanakan. Untuk debus kami larang karena mempertimbangkan kondisi dan keamanan wilayah,” jelasnya.

Roba’i juga mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap pagelaran seni budaya dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga menjadi kegiatan yang berkesinambungan.

Selain menjaga budaya, kegiatan tersebut dinilai memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM, keterlibatan pemuda dalam pengelolaan parkir dan kegiatan lainnya, hingga potensi peningkatan nilai ekonomi sektor peternakan menjadi bagian dari manfaat yang diharapkan.

“Harapannya kegiatan ini bisa aman, nyaman dan kondusif serta dilaksanakan setiap tahun. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan mempererat silaturahmi,” katanya.

Ia menambahkan, semakin luas jaringan silaturahmi yang terbangun antarwilayah, semakin banyak pula hubungan sosial dan komunikasi yang dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Banyak saudara, insyaallah banyak rezeki. Itu yang kami harapkan dari kegiatan ini,” pungkas Roba’i.

Reporter: [Aris]

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga