Sabtu, September 12, 2026
BerandaBerandaPenutupan KKN Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya: Sinergi Pengabdian dan Prestasi di...

Penutupan KKN Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya: Sinergi Pengabdian dan Prestasi di GOR PGRI Sukaratu

Oleh: Wahid MA
Editor lintaspasundannews.com
Tasikmalaya 19 Agustus 2026 – Upacara penutupan sekaligus pelepasan kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) Tasikmalaya tahun 2026 dilaksanakan secara khidmat dan penuh makna kebersamaan di Gedung Olahraga milik Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sukaratu. Momen perpisahan yang terasa hangat ini sekaligus menjadi puncak perjalanan pengabdian bermakna, yang dinilai mengalami peningkatan kualitas luaran dan dampak pemberdayaan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Ketua Panitia Pelaksana KKN Universitas BTH, Dr. Dewi Peti Virgianti, M.Si., memberikan keterangan mendalam kepada awak media Lintas Pasundan News di sela-sela berakhirnya acara. Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan tahun ini merupakan gelombang kedua pelaksanaan program pengabdian terpadu yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Sukaratu, setelah sebelumnya perguruan tinggi menempatkan kelompok pengabdian di beragam wilayah sasaran guna menjangkau manfaat ilmu pengetahuan seluas-luasnya.

“Alhamdulillah sepanjang masa pelaksanaan berjalan lancar, terarah dan penuh semangat gotong royong, bahkan secara objektif tercatat adanya peningkatan mutu capaian yang nyata jika dibandingkan periode pelaksanaan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi bukti konsistensi upaya perguruan tinggi merajut jembatan ilmu akademis dengan kebutuhan riil kehidupan masyarakat,” urai Dr. Dewi dengan nada penuh syukur dan kebanggaan ilmiah.

Beliau juga menyampaikan penghargaan setulus-tulusnya atas dukungan strategis, arahan serta keterlibatan aktif yang diberikan Camat Sukaratu Bapak Wawan S sos, jajaran Kepala Desa dari delapan wilayah desa se-kecamatan, tenaga profesional UPTD Puskesmas, serta unsur kepolisian sektor setempat. Sinergi lintas sektor yang terjalin harmonis tersebut menjadi prasyarat utama kelancaran pelaksanaan program terpadu, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan potensi keilmuan secara optimal tanpa kendala berarti.

BacajugaSECONDTRACKDIPLOMACY #STRATEGIHADAPIIRAN ” Diplomasi Keras di Balik Senyum—Strategi Kemenlu Hadapi Iran Tanpa Kehilangan Arah “

Selama masa penugasan, kelompok mahasiswa merancang dan melaksanakan rangkaian kegiatan terstruktur yang mencakup penyuluhan peningkatan wawasan, pendampingan serta penguatan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah, pelayanan pemeriksaan kesehatan menyeluruh secara cuma-cuma yang terselenggara melalui kolaborasi teknis dengan tenaga medis puskesmas, serta inovasi pengembangan produk berbasis potensi sumber daya lokal yang melimpah di lingkungan sekitar.

Luaran yang dihasilkan memiliki bobot ilmiah sekaligus nilai guna praktis yang terukur: tersusunnya naskah hasil pengabdian yang telah dimuat dalam terbitan jurnal ilmiah tingkat nasional, makalah pemikiran yang disiapkan untuk dipaparkan dalam pertemuan ilmiah nasional, pengakuan perlindungan hak kekayaan intelektual berupa hak cipta atas karya tercipta, hingga pembuatan film pendek edukatif yang telah ditetapkan sebagai peserta ajang kompetisi karya kreatif lingkup Provinsi Jawa Barat dan Banten.Selain karya intelektual, tercipta pula lebih dari empat puluh varian produk fisik teruji mutunya, telah memenuhi persyaratan kehalalan dan layak dikonsumsi maupun digunakan masyarakat. Mulai dari olahan pangan bernutrisi tinggi, minuman penunjang kebugaran, inovasi olahan pangan seperti nugget ikan serta olahan bernutrisi dari daun kelor, hingga produk kebutuhan rumah tangga ramah lingkungan seperti sabun pembersih yang aman dan terjangkau. Seluruhnya dirancang agar kelak dapat dikembangkan menjadi peluang usaha produktif yang berkelanjutan.

“Harapan kami yang tulus, ikatan silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin erat tidak terputus usai masa penugasan berakhir. Semoga kesempatan kolaborasi pengabdian pada periode mendatang dapat kembali terwujud di wilayah Kecamatan Sukaratu, dengan membawa rancangan program yang lebih komprehensif, inovatif serta menghasilkan dampak kemajuan yang makin luas merata dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambah beliau mengakhiri pernyataan.

Sementara itu, mewakili seluruh jajaran pemerintahan desa se-Kecamatan Sukaratu, Kepala Desa Indrajaya Bapak Yudi Sutiana menyampaikan penghargaan mendalam dan ucapan terima kasih yang tulus atas kepercayaan yang diberikan Universitas Bakti Tunas Husada, menjadikan wilayah ini sebagai laboratorium pengabdian sekaligus tempat mengamalkan ilmu yang diperoleh di bangku pendidikan tinggi.

Menurut uraian beliau, kehadiran generasi terpelajar membawa manfaat yang terasa nyata dan berkelanjutan, khususnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya derajat kesehatan serta pembentukan budaya pola hidup bersih dan sehat yang patut terus dilestarikan secara turun-temurun.

“Kehadiran mahasiswa membawa perspektif baru, pengetahuan mutakhir dan semangat dinamis yang melengkapi upaya pembangunan wilayah yang senantiasa kami jalankan. Baik Pemerintah Desa Indrajaya maupun rekan pemerintah desa lainnya merasakan keberadaan kelompok KKN sungguh sangat membantu dan memperkuat langkah pelayanan publik. Oleh sebab itu, kami senantiasa membuka ruang seluas-luasnya dan menyambut antusias setiap kehadiran kelompok pengabdian, karena selalu membawa nilai tambah yang mendorong kemajuan bersama,” tegas Bapak Yudi Sutiana.

Acara penutupan yang terselenggara di lokasi strategis milik keluarga besar pendidik PGRI ini menjadi penanda momen harmonis pertemuan sekaligus perpisahan yang menyisakan kesan mendalam, membuktikan secara nyata bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi akan menjadi kekuatan mulia apabila senantiasa ditujukan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga