Sabtu, September 12, 2026
BerandaBerandaJEJAK PERJUANGAN, SEMANGAT YANG TAK PERNAH PADAM"*

JEJAK PERJUANGAN, SEMANGAT YANG TAK PERNAH PADAM”*

Penulis Ki Acep Aan Limbangan Tasikmalaya Lintaspasundannews.com Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk merayakan hari lahirnya bangsa ini.
Hari ini kita berkumpul untuk mengingat.

Mengingat bahwa kemerdekaan ini tidak jatuh dari langit.
Ada darah, ada air mata, ada keringat, dan ada doa dari para leluhur kita.
Ada guru-guru, seniman, budayawan, dan orang-orang biasa di negeri ini yang setiap hari berjuang menjaga martabat bangsa — tanpa sorotan kamera, tanpa anggaran besar, tanpa tepuk tangan.*Peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar ajang lomba hiburan.*
Kalau hanya untuk rame-rame, makan kerupuk, balap karung, itu mudah. Tapi apa yang tersisa setelah selesai?
Kita memilih jalan berbeda.

Lomba yang kita adakan hari ini adalah ruang untuk *meningkatkan kreativitas* dan *menumbuhkan jiwa nasionalisme*.
Lewat pementasan cerita perjuangan, lewat model busana pejuang, lewat cerdas cermat sejarah, lewat seni dan budaya… kita ingin anak-anak tahu: menjadi Indonesia itu butuh pikiran, butuh rasa, butuh karya.

BacajugaSMA Islam Cipicung Dapat Bantuan Revitalisasi, Kepala Sekolah Berharap Kegiatan Berjalan Lancar

*Seharusnya pemerintah pun memberi penghargaan kepada Guru, Seniman, Budayawan, dan para pejuang pendidikan yang setiap hari “bela negara” tanpa pamrih.*
Mereka yang mendidik anak bangsa, yang merawat budaya, yang menjaga nilai-nilai luhur… padahal tidak ada anggaran khusus untuk mereka.
Namun kadang yang diberi anggaran besar justru yang populer, bukan yang benar-benar menjaga akar bangsa.
*Itu salah besar.**ANI SUHARTINI, budayawan dan guru justru mengingatkan kita di HUT RI ke-81 ini:
Mari ajak seluruh siswa dan masyarakat untuk berkunjung ke *Museum Bumi Nyai Tangulun*.
Karena di dalamnya tersimpan banyak warisan sejarah masa penjajahan dan kemerdekaan.
Dengan melihat langsung, kita akan lebih menghargai perjuangan dan lebih mencintai tanah air.

Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan. Kemerdekaan harus diisi.
Diisi dengan prestasi, dengan karakter, dengan cinta tanah air, dan dengan karya nyata.Melalui tema _”Jejak Perjuangan, Semangat yang Tak Pernah Padam”_, kita ingin menanamkan:
Bahwa menjadi penerus bangsa artinya meneruskan perjuangan.
Berjuang di kelas dengan belajar sungguh-sungguh.
Berjuang di lingkungan dengan menjaga budaya.
Berjuang untuk negeri dengan menjadi manusia yang bermanfaat.

Mari kita jadikan peringatan ini bukan hanya seremoni.
Tapi titik balik, untuk lebih mencintai NKRI, lebih menghargai pahlawan, dan lebih bangga menjadi anak Indonesia.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Merdeka!

10 Agustus 2026
Gardenia Asy Syifa Amin

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga