Selasa, Juli 28, 2026
BerandaBerandaDiduga Modus Jasa Pembuatan Barcode BBM Subsidi, Warga Mengaku Diminta Transfer Rp150...

Diduga Modus Jasa Pembuatan Barcode BBM Subsidi, Warga Mengaku Diminta Transfer Rp150 Ribu Sebelum QR Asli Dikirim

Garut, Lintaspasundan-news – Dugaan praktik jasa pembuatan barcode atau QR Code BBM Subsidi kembali menjadi sorotan. Seorang warga mengaku diminta mentransfer uang sebesar Rp150 ribu kepada penyedia jasa yang mengatasnamakan layanan pendaftaran barcode kendaraan sebelum QR Code asli dikirimkan.

Berdasarkan WhatsApp yang diterima redaksi, akun bisnis dengan logo My Pertamina menawarkan jasa pendaftaran barcode untuk kendaraan roda empat. Dalam percakapan tersebut, admin menyebut biaya pendaftaran sebesar Rp150 ribu dan pembayaran dilakukan setelah proses pendaftaran dinyatakan berhasil.
Pemohon kemudian diminta mengirimkan foto STNK bagian depan-belakang serta foto kendaraan sebagai syarat administrasi.

Tak lama kemudian, pihak penyedia jasa mengirimkan tangkapan layar yang memperlihatkan status “Verifikasi Berhasil” pada beberapa kendaraan. Setelah itu, pemohon diminta segera menyelesaikan pembayaran agar barcode asli dapat dikirimkan.

“Baik pak, untuk kendaraannya sudah kami berhasil daftarkan, jadi silakan diselesaikan pembayaran jasa kami baru kami kirimkan barcode aslinya,” tulis admin dalam percakapan tersebut.

Merasa prosesnya telah selesai, pemohon akhirnya mentransfer uang sebesar Rp150 ribu ke rekening atas nama Rian Rohayudin melalui transfer bank. Bukti transfer kemudian dikirimkan kepada penyedia jasa.

Beberapa saat setelah pembayaran diterima, admin mengirimkan QR Code yang diklaim sebagai barcode resmi kendaraan untuk pembelian BBM subsidi.

Kasus ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai legalitas pihak ketiga yang menawarkan jasa pembuatan barcode BBM Subsidi dengan memungut biaya. Pasalnya, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan memastikan seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui jalur resmi agar terhindar dari potensi penyalahgunaan data maupun praktik yang merugikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas penyedia jasa tersebut maupun status legalitas layanan yang ditawarkan.

Redaksi mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi informasi dan menggunakan layanan resmi dalam pengurusan Barcode BBM Subsidi. Apabila terdapat dugaan pelanggaran atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya kepada pihak berwenang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

*Red

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga