Selasa, Juli 28, 2026
BerandaBerandaNGALUNGSUR PUSAKA INDUNG,AMBU ANI KOKOCORAN BUMI TANGULUN LIMBANGAN

NGALUNGSUR PUSAKA INDUNG,AMBU ANI KOKOCORAN BUMI TANGULUN LIMBANGAN

Penulis Ki acep Aan Gagrut Luntaspasundannews.com Belajar Bersahabat Dengan. Rasa.*Meredam Emosi, Menjaga Pusaka*
Hidup ini ujian paling berat bukan di otot, tapi di lidah dan di dada.
Saat emosi naik, disitulah kita diuji. Mau jadi budak amarah, atau jadi tuan atas diri sendiri?

*Belajar meredam emosi itu penting*
Karena satu kata yang keluar saat marah bisa menghancurkan 10 tahun hubungan.
Karena satu keputusan yang lahir dari emosi bisa merusak masa depan yang sudah kita bangun.
Orang hebat bukan yang nggak pernah marah. Tapi yang bisa bilang: “Tahan dulu. Pikir dulu.

Bacajuga POLRES TASUKMALAYA KOTA GELAR UPACARA HARI BHAYANGKARA KE-80, KAPOLRES TEGASKAN KOMITMEN POLRI PRESISI MELAYANI MASYARAKAT

*Ngalungsur pusaka indung*
Ini warisan. Warisan dari ibu, dari leluhur kita.
Isinya dua:

1. *Belajar menerima saran*
Orang besar itu telinganya lebih lebar dari mulutnya. Dia nggak gengsi dikoreksi, karena dia tahu tujuannya bukan terlihat benar, tapi menjadi benar.
2. *Bertahan di titik benar*
Dunia akan narik kamu ke kiri dan ke kanan. Akan ada tekanan, ejekan, bahkan iming-iming. Tapi orang yang punya pusaka ini akan tetap berdiri. Nggak goyah. Karena dia tahu, benar itu tetap benar walau sendirian.

Jadi ingat:
Tenang saat emosi = Kekuatan
Terbuka saat dikritik = Kebijaksanaan
Teguh saat diuji = Karakter

Itulah pusaka. Dan pusaka itu sekarang ada di tangan kita.
Jangan dipatahkan. Lanjutkan.

Bumi Nyai Tangulun
11 Juli 2026

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga