Penulis .Ki Acep Aan
Tutugan Galunggung.Prasasti Manah,
Kawali ciamis,Lintaspasundannews.
Mangsa katukang carita nuansa perdamaian.
Antara sakralitas dan gelar seni budaya,akhir dari acara nyiar lumar yang berkesan pimpinan seni Kang Godi ,yang dikemas melalui tari dan drama kolosal,menceritalan Keagungan Prabu Linggabuana dan Diah pitaloka perihal tragedi bubat,dan perang melawan harga diri sunda dengan pasukan majapahit Gajah mada.
Daripada Sunda terhina maka perang bersimbah darah di tragedi bubat.Sungguh perlawanan yang tidak seimbang.Prajurit Galuh hanya rombongan pengawal Bukan pasukan khusus siap kemedan laga.
Utusan undangan khusus dari majapahit ada hadir pada acara derama/tari tersebut.secara khidmat mereka nenyimak dari awal dan akhir cerita.Kesedihan melanda penonton,terahu sedih,bahagia.
Bacajuga.PENGUKUHAN KEPALA PERWAKILAN BANK INDONESIA CIREBON
Selanjutnya acara malam itu dilanjut saling menyerahkan PATAKA MAJAPAHIT DAN PATAKA GALUH KAWALI,saling mema’apkan .
Acara 2019 tersebut momen mengharukan,tampak hadir Kang Dedi Mulyadi,SH./KDM Bupati Purwakarta,Ki Acep Aan tutugan Galunggung,tokoh seni/budaya luar daerah Bali,dll.hadir.,para inohong unsur muspida kab.ciamis,tokoh adat ,mfngikuhi hrlaran tersebut ,di mulai bada isa maldm hari.
PELAKSANAAN ACARA NYIAR LUMAR KAWALI BERJALAN TERTIB DAN KHIDMAT
Ditulis ulang ku:Ki Acep Aan,saksi yang hadir acara tersebut 2026



