Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBerandaKemenag Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Hewan Kurban dan Salurkan ke Daerah Rawan Aqidah

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Hewan Kurban dan Salurkan ke Daerah Rawan Aqidah

Lintaspasundan-news, Singaparna – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026), bertempat di halaman parkir Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Panitia Kurban, H. Subhan halili S.E, mengatakan pada pelaksanaan kurban tahun ini panitia menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor domba. Selain penyembelihan di kantor Kemenag, sejumlah hewan kurban juga telah disalurkan ke beberapa wilayah di Kabupaten Tasikmalaya.

“Untuk hari ini ada satu ekor sapi dan dua ekor domba. Sebelumnya juga sudah kami salurkan delapan ekor domba ke beberapa kecamatan seperti Cipatujah, Ciawi, Salawu dan Tenjowaringin,” ujarnya.

Menurutnya, penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian dan syiar Islam kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dalam pembinaan keagamaan.

Sementara itu, Kepala Korwil Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, H. Ahmad Patoni, menyampaikan bahwa kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Kementerian Agama sudah menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah dan penguatan nilai kebersamaan.

“Dalam syiar Hari Raya Idul adha ini, setiap tahun Kementerian Agama memang terbiasa melaksanakan penyembelihan hewan kurban di kantor Kemenag. Para pegawai secara bergiliran melaksanakan ibadah kurban,” katanya.

Ia menambahkan, tahun ini pihaknya mendapat amanah dari para pegawai Kemenag untuk menyalurkan hewan kurban ke sejumlah daerah yang dinilai rawan aqidah, seperti Cipatujah, Salawu dan Ciawi, serta kepada beberapa organisasi kemasyarakatan Islam.

“Alhamdulillah amanah tersebut sudah kami sampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Selain itu, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya juga menginstruksikan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan untuk menginventarisasi jumlah pelaksanaan kurban sebagai bahan evaluasi peningkatan keimanan dan kepedulian sosial masyarakat.

Menurut Ahmad Patoni, tingginya antusiasme masyarakat dalam berkurban menjadi indikator meningkatnya kesadaran keagamaan di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

“Kondisi saat ini ternyata tidak mengurangi minat masyarakat untuk melaksanakan kurban. Justru kepedulian dan semangat berbagi semakin tinggi. Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi Kabupaten Tasikmalaya dan Jawa Barat pada umumnya,” katanya.

Ia berharap tradisi baik tersebut dapat terus dipertahankan dan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang, sehingga semangat berbagi dan kepedulian sosial antar umat terus terjalin dengan baik.

**Aris

Artikel Lainya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Baca Juga