Oleh wahid MA: korlip lintaspasundannews.com
TASIKMALAYA –sabtu16/ Mei 2026 Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) telah menginisiasi gerakan konsolidasi organisasi yang berjangkauan luas di wilayah Pulau Jawa. Inisiatif ini dikemas dalam sebuah format strategis yang memadukan aktivitas penguatan kelembagaan dengan minat kolektif anggota, yang diberi nama Vespa BSNPG Tour of Java 2026. Pendekatan ini merepresentasikan inovasi dalam manajemen organisasi politik, di mana nilai kebersamaan dijadikan sarana utama untuk memperkokoh jaringan dan menyelaraskan visi antar tingkatan kepemimpinan.
Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala BSNPG Pusat, Syahmud Basri Ngabalin, dan telah dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham. Rute perjalanan yang dirancang memiliki makna strategis, melintasi sejumlah wilayah elektoral penting hingga menuju Solo, dengan agenda persinggahan di berbagai kabupaten dan kota, meliputi Banyumas, Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Garut hingga berakhir di Bandung. Di setiap titik persinggahan, fokus utama kegiatan diarahkan pada pemantapan struktur organisasi, pemeliharaan ikatan kelembagaan, serta penyelenggaraan dialog terstruktur dengan para pemangku kepentingan dan komunitas pendukung di tingkat lokal.
Pada tahap keempat perjalanan, yang berlangsung pada Jumat, 16 Mei 2026, rombongan tiba di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya. Kunjungan kerja ini diterima secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, Kepala Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, Hari Zainul Fajar, didampingi oleh jajaran pengurus harian, anggota fraksi legislatif, serta unsur pimpinan organisasi pendukung lainnya.
Dalam paparan kebijakannya, Kepala BSNPG Pusat, Syahmud Basri Ngabalin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen strategis baru dalam merestrukturisasi dan memantapkan barisan organisasi, serta menjaga konsistensi semangat kerja aparat partai di daerah. Beliau menekankan kedudukan vital fungsi saksi sebagai elemen terdepan dan penentu validitas hasil perolehan suara. “Melalui agenda Tour of Java ini, kita membangun fondasi soliditas dan integrasi organisasi. Namun, di balik segala bentuk kegiatan ini, sasaran utama yang tidak boleh diabaikan adalah kesiapan sistem dan sumber daya manusia jajaran BSNPG untuk menjamin integritas dan keamanan suara partai di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ungkap Syahmud dalam penjelasannya.
Merespons kunjungan strategis tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, menyampaikan laporan kesiapan organisasi wilayahnya secara komprehensif. Beliau memaparkan evaluasi kinerja organisasi pada Pemilihan Umum 2024, yang dicirikan oleh sinergi yang erat antara struktur kepengurusan partai dengan Badan Saksi Nasional tingkat Kabupaten Tasikmalaya di bawah koordinasi Hari Zainul Fajar. Berdasarkan pendataan elektoral dan strategi konsolidasi yang disusun secara rinci berbasis wilayah TPS, Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya berhasil merealisasikan dukungan elektoral sebesar 118.338 suara, yang diterjemahkan menjadi perolehan tujuh kursi di lembaga legislatif daerah.
Menghadapi dinamika kontestasi politik mendatang, Erry menyatakan keyakinannya bahwa capaian tersebut masih dapat ditingkatkan secara signifikan. Sejalan dengan arahan kebijakan dari pimpinan pusat, organisasi daerah berkomitmen untuk mengoptimalkan seluruh potensi dan instrumen yang dimiliki guna meningkatkan akumulasi perolehan kursi di berbagai tingkatan legislatif, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun tingkat nasional. Hal ini akan diwujudkan melalui pemberdayaan maksimal fungsi Badan Saksi Nasional, struktur organisasi, serta seluruh elemen pendukung lainnya dalam satu kerangka kerja terpadu.
Sementara itu, Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, Hari Zainul Fajar, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian khusus yang diberikan melalui kunjungan langsung pimpinan pusat ke wilayah kerjanya. Menurutnya, momen ini memiliki nilai strategis yang tinggi sebagai wadah akuntabilitas kinerja, di mana kemajuan pelaksanaan tugas dapat dilaporkan secara langsung, sekaligus menjadi sarana untuk memperoleh arahan teknis dan kebijakan yang mutakhir dalam rangka menghadapi agenda politik mendatang.
Sebagai lembaga yang memikul tanggung jawab utama dalam perencanaan, pendidikan, dan mobilisasi sumber daya manusia fungsi saksi, Hari menegaskan komitmen penuh lembaganya untuk menjalankan fungsi pengawalan suara secara ketat, menyeluruh, dan berintegritas pada pemilu yang akan datang. “Tujuan strategis yang kami emban adalah peningkatan kuantitas maupun kualitas perolehan suara, serta penambahan jumlah kursi legislatif di semua tingkatan, sejalan dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan oleh pimpinan daerah,” pungkas Hari.



